PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Wanita Rajin Beribadah Adalah Calon Istri Idaman Para Pria

 

PT. Rifan Financindo Berjangka, Bukan rahasia lagi, pria menginginkan pendamping hidup yang baik. Ukuran baik dapat dinilai melalui pengetahuan terhadap agama dan menjalankan ajaran agama. Pria merasa perempuan yang rajin beribadah akan dapat mendidik anak dengan baik. Sehingga, baik pria berkarakter baik maupun tidak berlomba mendapatkan perempuan yang rajin ibadah. Bagi perempuan pun akhirnya berlomba menjadi perempuan yang ‘baik’ menurut agama. Tapi, benarkah kriteria perempuan rajin ibadah masih menjadi ukuran penting bagi masa depan pria dalam membina rumah tangga ?

Setelah diolah dari beberapa referensi terkait kriteria pria dalam mencari istri idaman, ternyata hanya ada satu referensi yang menempatkan kriteria perempuan rajin ibadah atau taat agama dalam daftar, itupun tidak pada urutan pertama. Bukan berarti pria jaman sekarang tidak percaya Tuhan atau tidak taat agama, melainkan pria sekarang memilih pasangan hidupnya melihat dari karakter dan kepribadian perempuan tersebut. Cukup mengherankan bukan?

Selayaknya perempuan memilih pria juga mengutamakan sifat si pria. Kriteria taat ibadah menjadi salah satu ukuran namun bukan utama. Biasanya lebih dilihat dari kriteria seiman atau beragama sama. Karena, pada dasarnya kita tidak dapat melihat atau mengukur keimanan seseorang. Yang bisa dan berhak mengukur ketakwaan manusia hanyalah Tuhan. Dan, jelas diungkapkan dalam salah satu ayat dari salah satu agama. Manusia hanya dapat melihat seseorang dari intensitas seseorang tersebut dalam menjalankan ajaran dan berperilaku sesuai nilai-nilai agama.

Seorang perempuan taat beribadah tidak dapat diukur sekedar dari simbol agama, misalnya hijab atau mengenakan kalung salib. Tapi, dari bagaimana ia melaksanakan ajaran agama yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

Kebanyakan pria hari ini memilih calon pasangan hidupnya dari kesetiaan, tanggung jawab, pengertian, dewasa, sifat keibuan, saling menghormati, dan sebagainya. Tolok ukur taat beragama tetap dijadikan kriteria tapi tidak utama. Menaruh kriteria taat beragama tetaplah penting guna menunjang rumah tangga yang harmonis dan utuh. Memegang teguh ajaran agama tetap dibutuhkan untuk melaksanakan roda kehidupan berumah tangga. Terlebih dalam mendidik anak.

 

Sumber : Vemale