PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Tiongkok Diklaim Tak Butuh Stimulus, Bursa Hong Kong Langsung Jatuh

Kamis, 18 September 2014

Bursa saham Hong Kong pada perdagangan hari Kamis pagi tampak bergerak melemah signifikan abaikan sentiment positif yang berkembang di Asia (18/9). Bursa saham Tiongkok melempem terjerat lesunya saham property. Di samping itu adanya komentar dari petinggi bank sentral bahwa Tiongkok tidak butuh stimulus juga menggangu sentiment di kalangan pelaku pasar di Hong Kong.

Pagi hari ini sentiment positif di Asia datang dari Amerika Serikat. Janet Yellen mengatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan belum memiliki kerangka waktu yang jelas. Fed juga memutuskan untuk kembali memotong program pembelian obligasi bulanannya sebesar 10 miliar dollar menjadi tinggal 15 miliar dollar per bulan. Diindikasikan pula bahwa program QE tersebut akan berhenti pada bulan Oktober mendatang.

Saham-saham lapis biru tampak bergerak bervariasi pada perdagangan pagi ini. Cheung Kong bukukan pelemahan sebesar 1.50 hkd menjadi 135.90 hkd. HSBC membukukan pelemahan 0.50 hkd ke level 82.40 hkd. CLP Holdings mengalami peningkatan 0.05 hkd ke posisi 64.80 hkd. The Wharf Holdings menguat 0.30 hkd ke posisi 60.80 hkd.

Hari ini indeks benchmark di bursa saham Hong Kong terpantau alami penurunan signifikan. Indeks spot hang seng tersebut mengalami pelemahan sebesar 196.20 poin atau 0.80 persen dan berada pada posisi 24180.21 poin.

Hari ini indeks berjangka terpantau dibuka pada posisi 24192 poin. Indeks berjangka tersebut mengalami penurunan sebesar 18 7poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka hang seng di bursa saham pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas dari level pembukaan pagi tadi. Indeks berjangka berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 24000 ? 24400 poin.

Sumber : Vibiznews

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia