PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Tag Archives: Rifanfinancindo

Harga Emas Comex Tetap Menguat, Investor Tunggu Data GDP AS

Rabu, 25 Juni 2014

Harga emas pada perdagangan Selasa 24 Juni 2014 di Bursa Comex terpantau ditutup menguat dini hari tadi. Penguatan harga emas di Bursa Comex diduga merupakan dorongan pelemahan perekonomian kawasan Eropa yang diperkuat dengan pelemahan bursa saha\m Eropa pada Selasa lalu.

Fundamental negatif dari rilis beberapa data perekonomian AS yang berada dalam kondisi positif, belum cukup kuat untuk membuat pergerakan harga emas mengalami pelemahan di Bursa Comex. Data new home sales AS yang naik signifikan dari 3,7% pada April ke 18,6% serta consumer confidence yang juga menguat dari 82,2 pada Mei menjadi 85,2 pada Juni belum mampu mengalahkan fundamental positif dari perkembangan kondisi global.

Kondisi global yang terpantau masih buruk, diduga merupakan determinan yang lebih diperhatikan oleh para investor di bursa Comex. Data kawasan Euro yang terpantau melemah seperti data PMI sektor manufaktur serta jasa kawasan Euro yang keduanya melemah menjadi pemicu masih cukup kuatnya minat terhadap investasi terhadap emas di bursa Comex. Selain berdasarkan data tersebut, pergerakan bursa saham Eropa yang turut melemah pada Selasa lalu juga menjadi penguat indikasi pelemahan kawasan Uni Eropa.

Sedangkan dari Asia, faktor fundamental perkembangan konflik Irak juga masih cukup kokoh mempengaruhi pergerakan harga emas di Comex. Prediksi penyelesaian konflik yang masih akan berlangsung lama serta indikasi peningkatan tensi ketegangan pasca kedatangan Menlu AS John Kerry ke Irak diduga akan memicu peningkatan kisruh keamanan global yang dapat mendorong minat terhadap logam mulia emas.

Pada perdagangan Selasa 24 Juni 2014 di Bursa Comex, harga emas spot terpantau ditutup menguat tipis. Harga emas spot Comex ditutup naik 0,05% ke tingkat haga $1.317,9/t oz atau menguat $0,7/t oz.

Sedangkan pada perdagangan emas berjangka, emas berjangka Comex juga ditutup menguat. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Agustus 2014 naik 0,22% ke tingkat harga $1.321,3/t oz atau menguat $2,9/t oz.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga emas berpotensi untuk kembali menguat pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh adanya dorongan fundamental positif dari kondisi global yang dapat meningkatkan harga emas meskipun perekonomian AS terpantau sedang terindikasi positif. Akan tetapi, investor perlu mewaspadai data GDP AS yang akan rilis pada hari ini. GDP AS yang diprediksi melemah, dapat memicu pergerakan cenderung menguat sebelum data tersebut rilis. Namun apabila data tersebut ternyata positif emas berpotensi untuk turun tajam. Terkait pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini, range normal emas diprediksi akan bergerak di kisaran $1.307-$1.331 pada spot dan $1.309-$1.333 pada berjangka Agustus 2014.

Sumber : Vibiznews

 

 

Bagus Aditoro/ Analyst Economy Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
image: Wikimedia

Emas Spot Bergerak Mix

Selasa, 24 Juni 2014

Emas spot dini hari ini ( 24 Juni ) nampak naik tipis setelah dibuka di 1313.46 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar 1.35 USD/oz t atau sekitar 0.10 %. Nilai bergulir tampak berada pada 1314.82 USD/oz t.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menyampaikan bahwa perdagangan hari sentimen negatif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat dan menaikkan harga emas spot kendati National Association of Realtors menyampaikan bahwa sektor perumahan di AS mengalami peningkatan kinerja yang cukup baik.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan penurunan pada indikator ekonomi Existing Home Sales yang naik ke angka 4.89M dari nilai periode lalu yaitu 4.66M. Laparan menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 4.74M.

Secara umum pasar valas menunjukkan indikasi bahwa investor valas cenderung memiliki opini yang bersebrangan dengan The Fed sehingga menyebabkan kurs Dollar AS berada dalam tren turun. Bank sentral AS tersebut cenderung memberikan suatu outlook positif bagi ekonomi AS, namun demikian investor valas nampak tidak sepakat sehingga kebijakan The Fed untuk melanjutkan tapering dianggap kurang akomodatif.

Sementara itu, emas spot nampak berada di kisaran 966.61 EUR/t oz dan melemah tipis terhadap Euro pada perdagangan XAUEUR sekitar ? 0.11%. Pada XAUGBP emas spot berada pada 772.08 GBP/t oz atau turun sekitar ? 0.09%.

Indra Yudistira/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
Pic : Pixabay.com

Sumber : Vibiznews

The Fed Revisi Proyeksi Pertumbuhan AS, Emas Spot COMEX Rebound Signifikan

Kamis, 19 Juni 2014

Harga emas di Bursa COMEX pada perdagangan Rabu 18 Juni 2014 terpantau ditutup menguat dini hari tadi. Penguatan harga emas di Bursa COMEX dipicu oleh revisi proyeksi pertumbuhan perekonomian AS pada periode 2014.

Rilis pernyataan The Fed pada Rabu lalu, berhasil mengangkat harga emas yang cenderung melemah dalam beberapa hari perdagangan terakhir. Sebelumnya, harga emas yang sempat naik cukup signifikan akibat konflik Irak serta indikasi pelemahan perekonomian AS pada akhir pekan lalu, terpantau mulai jenuh dalam beberapa hari perdagangan terakhir.

Namun, proyeksi pertumbuhan AS untuk periode 2014 yang direvisi oleh The Fed memicu indikasi penguatan perekonomian AS yang berada di bawah ekspektasi. Berdasarkan rilis keputusan The Fed, proyeksi pertumbuhan AS dipangkas ke level 2,1% sampai 2,3% atau turun dari perkiraan sebelumnya di level 2,9%. Selain memangkas proyeksi pertumbuhan AS pada periode 2014, The Fed juga menurunkan pembelian obligasi di level $35 juta atau turun $10 juta dari level sebelumnya. Imbas dari adanya pertumbuhan perekonomian AS yang berada dibawah ekspektasi, minat terhadap asset safe haven kembali menguat di bursa komoditas AS,

Pada perdagangan Rabu 18 Juni 2014 di Bursa COMEX, harga emas spot terpantau ditutup menguat signifikan dini hari tadi. Harga emas spot COMEX naik hingga 0,55% ke tingkat harga $1.277,3/t oz atau menguat $7,3/t oz.

Sedangkan untuk pergerakan harga emas berjangka COMEX, terpantau dini hari tadi emas berjangka juga mengalami penguatan tipis. Harga emas berjangka COMEX untuk kontrak Agustus 2014 naik 0,06% ke level $1.272,7/t oz atau menguat $0,7/t oz.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi emas berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini di Bursa COMEX. Hal tersebut dilandasi oleh dorongan sentiment kuat dari indikasi perlambatan pertumbuhan ekonomi AS yang dapat mendorong minat investasi safe haven. Terkait pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini di Bursa COMEX, emas diprediksi akan bergerak di kisaran $1260-$1285,5 pada emas berjangka kontrak Agustus 2014 dan $1.262-$1.286 pada emas spot.

 

Sumber : Vibiznews

Bagus Aditoro/ Analyst Economy Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
image: Wikimedia

Harga Emas Batangan Belum Juga Turun, Rupiah Masih Melemah

Rabu, 18 Juni 2014

Harga emas batangan Antam hingga perdagangan hari ini masih belum bergerak sejak perdagangan akhir pekan lalu sekalipun harga emas global di pasar komoditi internasional sejak awal pekan terus melemah. Kondisi ini disebabkan dikarenakan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS yang membuat Antam mempertahankan harga jual dan juga buybacknya.

Emas batangan yang diperdagangkan oleh antam ini, di butik emas kawasan Jakarta dan Bandung masih dijual seharga Rp.533.000 per gramnya, demikian juga dengan harga buybacknya dipatok Rp.473.000 per gram. Namun seperti biasanya harga emas batangan di kawasan luar Jakarta selain Bandung harga emas batangannya di patok lebih mahal.

Sebagai catatan untuk pergerakan kurs Rupiah, Antam melihat nilai kurs Rupiah pada penutupan perdagangan sore kemarin (17/6) masih melemah, untuk kurs BI (jual) ada di kisaran Rp. 11922/USD dan kurs BI (beli) sekitar Rp. 11804/USD.

Pergerakan harga emas spot yang sering menjadi acuan Antam untuk menentukan harga jual dan buyback emas batangannya ini sedang mengalami trend penurunan pasca bullishnya kurs dolar AS. Harga emas spot dini hari tadi (18/6) ditutup turun 0,11% ke tingkat harga $1.270,3/t oz demikian juga dengan? emas berjangka COMEX turun khususnya untuk kontrak bulan Agustus 2014 yang turun 0,26% ke tingkat harga $1.272/t oz .

Namun perdagangan emas di pasar Asia mengalami kenaikan khususnya emas berjangka untuk kontrak bulan Agustus di bursa Shanghai setelah dibuka menurun 1,45 RMB ke level 255,05 RMB? namun saat berita ini bergulir harga bergerak menguat di kisaran 255 RMB. Namun emas spot di sesi Asia pagi ini mengalami penurunan terbatas setelah dibuka 1271.55? USD/t oz dan kini bergerak di kisaran 1269.95.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan pergerakan harga emas spot pada perdagangan selanjutnya bergerak terbatas seiring pergerakan kurs dolar AS yang juga konsolidasi setelah semalam menguat terhadap major currencies. Pergerakan emas tersebut dalam kisaran 1268 ? 1270 USD/t oz.

?Sumber : Vibiznews

Emas Spot Turun Terhadap Major Currencies

Selasa, 17 Juni 2014

Harga emas spot pada dini hari ini ( 17 Juni )nampak melemah melemah dan harga pembukaan berada pada 1278.23 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah turun sekitar -5.90 USD/oz t atau sekitar -0.46 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1272.33 USD/oz t.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa minat terhadap aset safe haven ini agak turun merespon laporan positif dari National Association of Home Builders (NAHB). Lembaga tersebut mengumumkan bahwa indikator NAHB Housing Market Index mengalami kenaikan ke angka 49 dari 45. Lebih baik dari estimasi ekonom yaitu 47.

Terhadap Poundsterling pada perdagangan XAUGBP, emas spot juga nampak turun sekitar ? 0.43% dan terpantau berada di kisaran 749.25 GBP/t oz. Terhadap Euro pada perdagangan XAUEUR, emas spot juga nampak turun sekitar ? 0.45% dan terpantau berada di kisaran 937.10 EUR /t oz.

Sementara itu Department of the Treasury menyampaikan kepada publik bahwa terjadi defisit pada arus modal jangka panjang yang masuk ke dalam ekonomi Amerika Serikat.

Perkembangan itu ditunjukkan dengan penurunan pada indikator fundamental ekonomi TIC Long-Term Purchases yang melemah ke angka -24.2B dari nilai periode lalu yaitu 4.1B. Laporan negatif tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 41.3B.

Sumber : Vibiznews

Indra Yudistira/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
Pic : wikipedia.org