PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Tag Archives: Rifanfinancindo Berjangka

Emas Turun, Tembaga Menguat Seiring Redanya Sentiment Brexit

PT. Rifan Financindo Berjangka

PT. Rifan Financindo Berjangka, Jakarta ? Emas turun untuk sesi kedua seiring jajak pendapat menunjukkan pemilih di Inggris ke arah yang tersisa di Uni Eropa yang dapat mengurangi permintaan investor untuk aset haven. Sementara itu, tembaga dan logam industri lainnya mengalami kenaikan.

Bullion rally ke level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir pada minggu lalu terkait gubernur bank sentral global yang merespon jika keluarnya Inggris dari Uni Eropa bisa mengganggu ekonomi global. Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan kekhawatiran atas apa yang disebut Brexit adalah bagian dalam keputusan pembuat kebijakan untuk menahan diri untuk menaikkan suku bunga pada pekan lalu. Sebuah sentimen pemilih dalam jajak pendapat terbaru meredakan kekhawatiran pasar.

Pound melonjak terhadap dolar adalah yang terbesar sejak 2008 silam, memacu reli global dalam mata uang yang berimbal hasil lebih tinggi, karena ekuitas termasuk penambang-logam dasar menguat bersamaan dengan tembaga. Sebuah jajak pendapat yang dilakukan untuk Mail pada hari Minggu setelah terjadinya pembunuhan terhadap anggota parlemen Inggris Jo Cox pro-Uni Eropa yang menunjukkan sebanyak 45 % pemilih mendukung “Tetap”, ??sementara 42 % untuk mendukung Brexit.

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus turun 0,2 % untuk menetap di level $ 1,292.10 per ons pada pukul 1:45 siang di Comex New York. Tembaga berjangka untuk pengiriman Juli menguat 2 % ke level $ 2,093 per ons di Comex. (knc)

Sumber : Bloomberg

Harga Emas Anjlok Habis-habisan Didesak Tekanan Jual Teknikal

Selasa, 15 Juli 2014

Harga emas pada sesi perdagangan elektronik di Asia sore ini terpantau mengalami penurunan tajam (14/7). Harga emas langsung anjlok setelah sempat masih bertahan di kisaran tertinggi dalam empat bulan belakangan. Para investor mulai menerima sinyal bahwa rally harga logam mulia tersebut sudah terlalu berlebihan setelah selama enam minggu berturut-turut membukukan peningkatan.

Di samping rally yang dinilai telah terlalu berlebihan, melemahnya harga emas juga dipicu oleh kenaikan bursa saham Asia hari ini. Rebound bursa-bursa di kawasan Asia mengakibatkan minat para investor terhadap asset safe haven seperti emas berkurang pesar.

Harga emas telah mengalami peningkatan sebesar 9.9 persen sejak akhir tahun lalu di tengah meningkatnya tensi geopolitik di berbagai belahan dunia. Indikator RSI telah berada di atas level 70 poin untuk dua hari berturut-turut pada tanggal 11 Juli yang lalu.

Hari ini tekanan teknikal mewarnai pergerakan harga emas spot LLG. Harga emas tersebut diperdagangkan pada posisi 1321.90 dollar per troy ons. Harga emas mengalami penurunan tajam sebesar 15.90 dollar per troy ons dari level penutupan perdagangan akhir minggu lalu. Hari ini harga emas telah sempat mengalami penurunan hingga ke posisi 1317.20 dollar yang merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 8 Juli lalu.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG pada perdagangan hari ini akan bertahan di teritori negatif, meskipun ada kemungkinan untuk bergerak rebound dibandingkan posisi saat ini. Harga komoditas ini diprediksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 1315 ? 1330 dollar AS.

Sumber : Vibiznews

GDP AS Turun Melebihi Ekspektasi, Harga Emas Spot Rally Hari Ke-3

Kamis, 26 Juni 2014

Harga emas pada perdagangan Rabu 25 Juni 2014 di Bursa COMEX terpantau ditutup kembali menguat dini hari tadi melanjutkan trend bullish hari ke-4. Penguatan harga emas dipicu oleh fundamental positif kuat dari rilis data GDP AS pada Rabu lalu.

Faktor Fundamental positif terhadap pergerakan harga emas kembali semakin menguat setelah GDP AS untuk kuartal 1 rilis pada Rabu. GDP AS yang berada di level -2,9% berada cukup jauh dari ekspektasi analis yang memperkirakan GDP kuartal 1 AS akan berada di level -1,0%. Imbas dari rilis data tersebut, harga emas kian menguat akibat demand investasi safe haven berpotensi akan terpacu oleh kondisi perekonomian global yang semakin kurang meyakinkan.

Sebelumnya, harga emas telah terdorong menguat oleh beberapa faktor fundamental yang mempengaruhi pergerakan harga emas. Kebijakan The Fed untuk tidak mengubah tingkat suku bunga mendekati 0%, konflik Irak, dan juga pelemahan perekonomian kawasan EURO telah berdampak pada pergerakan menguat harga emas hingga ke kisaran level di atas $1.300/t oz.

Walaupun demikian, pergerakan harga emas terpantau tidak bergerak menguat terlalu signifikan dengan adanya rentetan fundamental positif tersebut. Hal tersebut diduga disebabkan kecenderungan trend bullish harga emas sejak awal Juni telah berdampak pada pelemahan daya beli investor yang berimbas pada lesunya pembelian emas di bursa.

Pada perdagangan Rabu 25 Juni 2014, harga emas spot Comex terpantau ditutup menguat tipis. Harga emas spot Comex naik 0,08% ke tingkat harga $1.318,9/t oz atau menguat $1/t oz.

Sedangkan pada perdagangan emas berjangka Comex, harga emas berjangka juga ditutup menguat dini hari tadi. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak paling laku Agustus 2014 naik 0,1% ke tingkat harga $1.322,6 atau menguat $1,3/t oz.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga emas berpotensi untuk melemah meskipun fundamental positif terhadap pergerakan harga emas masih kuat. Hal tersebut dilandasi oleh potensi aksi profit taking yang cukup tinggi pada perdagangan hari ini karena secara teknikal penguatan harga emas telah jenuh dengan berada di level 69,4. Terkait pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini, range normal pergerakan harga emas Comex diprediksi akan berada di kisaran $1.298-$1.338 pada emas berjangka kontrak Agustus 2014 dan $1.303-$1.332 pada emas spot.

 

Sumber : Vibiznews

Bagus Aditoro/ Analyst Economy Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
image: Pixabay

Harga Emas Comex Tetap Menguat, Investor Tunggu Data GDP AS

Rabu, 25 Juni 2014

Harga emas pada perdagangan Selasa 24 Juni 2014 di Bursa Comex terpantau ditutup menguat dini hari tadi. Penguatan harga emas di Bursa Comex diduga merupakan dorongan pelemahan perekonomian kawasan Eropa yang diperkuat dengan pelemahan bursa saha\m Eropa pada Selasa lalu.

Fundamental negatif dari rilis beberapa data perekonomian AS yang berada dalam kondisi positif, belum cukup kuat untuk membuat pergerakan harga emas mengalami pelemahan di Bursa Comex. Data new home sales AS yang naik signifikan dari 3,7% pada April ke 18,6% serta consumer confidence yang juga menguat dari 82,2 pada Mei menjadi 85,2 pada Juni belum mampu mengalahkan fundamental positif dari perkembangan kondisi global.

Kondisi global yang terpantau masih buruk, diduga merupakan determinan yang lebih diperhatikan oleh para investor di bursa Comex. Data kawasan Euro yang terpantau melemah seperti data PMI sektor manufaktur serta jasa kawasan Euro yang keduanya melemah menjadi pemicu masih cukup kuatnya minat terhadap investasi terhadap emas di bursa Comex. Selain berdasarkan data tersebut, pergerakan bursa saham Eropa yang turut melemah pada Selasa lalu juga menjadi penguat indikasi pelemahan kawasan Uni Eropa.

Sedangkan dari Asia, faktor fundamental perkembangan konflik Irak juga masih cukup kokoh mempengaruhi pergerakan harga emas di Comex. Prediksi penyelesaian konflik yang masih akan berlangsung lama serta indikasi peningkatan tensi ketegangan pasca kedatangan Menlu AS John Kerry ke Irak diduga akan memicu peningkatan kisruh keamanan global yang dapat mendorong minat terhadap logam mulia emas.

Pada perdagangan Selasa 24 Juni 2014 di Bursa Comex, harga emas spot terpantau ditutup menguat tipis. Harga emas spot Comex ditutup naik 0,05% ke tingkat haga $1.317,9/t oz atau menguat $0,7/t oz.

Sedangkan pada perdagangan emas berjangka, emas berjangka Comex juga ditutup menguat. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Agustus 2014 naik 0,22% ke tingkat harga $1.321,3/t oz atau menguat $2,9/t oz.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga emas berpotensi untuk kembali menguat pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh adanya dorongan fundamental positif dari kondisi global yang dapat meningkatkan harga emas meskipun perekonomian AS terpantau sedang terindikasi positif. Akan tetapi, investor perlu mewaspadai data GDP AS yang akan rilis pada hari ini. GDP AS yang diprediksi melemah, dapat memicu pergerakan cenderung menguat sebelum data tersebut rilis. Namun apabila data tersebut ternyata positif emas berpotensi untuk turun tajam. Terkait pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini, range normal emas diprediksi akan bergerak di kisaran $1.307-$1.331 pada spot dan $1.309-$1.333 pada berjangka Agustus 2014.

Sumber : Vibiznews

 

 

Bagus Aditoro/ Analyst Economy Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
image: Wikimedia

Emas Spot Bergerak Mix

Selasa, 24 Juni 2014

Emas spot dini hari ini ( 24 Juni ) nampak naik tipis setelah dibuka di 1313.46 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar 1.35 USD/oz t atau sekitar 0.10 %. Nilai bergulir tampak berada pada 1314.82 USD/oz t.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menyampaikan bahwa perdagangan hari sentimen negatif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat dan menaikkan harga emas spot kendati National Association of Realtors menyampaikan bahwa sektor perumahan di AS mengalami peningkatan kinerja yang cukup baik.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan penurunan pada indikator ekonomi Existing Home Sales yang naik ke angka 4.89M dari nilai periode lalu yaitu 4.66M. Laparan menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 4.74M.

Secara umum pasar valas menunjukkan indikasi bahwa investor valas cenderung memiliki opini yang bersebrangan dengan The Fed sehingga menyebabkan kurs Dollar AS berada dalam tren turun. Bank sentral AS tersebut cenderung memberikan suatu outlook positif bagi ekonomi AS, namun demikian investor valas nampak tidak sepakat sehingga kebijakan The Fed untuk melanjutkan tapering dianggap kurang akomodatif.

Sementara itu, emas spot nampak berada di kisaran 966.61 EUR/t oz dan melemah tipis terhadap Euro pada perdagangan XAUEUR sekitar ? 0.11%. Pada XAUGBP emas spot berada pada 772.08 GBP/t oz atau turun sekitar ? 0.09%.

Indra Yudistira/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
Pic : Pixabay.com

Sumber : Vibiznews