Bankir Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Rifan Financindo

PT Rifan Financindo Berjangka – Kemungkinan naiknya suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) lebih dikhawatirkan kalangan perbankan dibandingkan isu hengkangnya Inggris dari Uni Eropa atau yang dikenal dengan Brexit. Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, dampak The Fed lebih… Continue reading

Stok Minyak AS Diprediksi Turun, Minyak Diperdagangkan di Level $ 50

Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka – Minyak diperdagangkan mendekati level $ 50 per barel seiring data industri AS menunjukkan stok minyak mentah turun sehingga memangkas surplus stok global. Berjangka Agustus naik 0,3 persen di New York setelah sebelumnya naik sebanyak 1,2 persen. stok minyak AS turun 5,2 juta barel pekan lalu,… Continue reading

Ekspor Jepang Bulan Mei Turun untuk Bulan Kedelapan Beruntun

PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka – Ekspor Jepang turun untuk bulan kedelapan berturut-turut pada Mei seiring pengiriman ke China, AS dan Eropa merosot, mengganggu upaya Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menghidupkan kembali perekonomian. Pengiriman ke luar negeri turun 11,3 persen pada Mei dari tahun sebelumnya, Departemen Keuangan, Senin. Estimasi median ekonom… Continue reading

RBA Melihat Positifnya Data Ekonomi Lebih Penting dari Inflasi untuk Saat Ini

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Bank sentral Australia senang dengan data ekonomi yang positif baru-baru ini sementara menyatakan kembali bahwa inflasi akan tetap berada di level rendah, dalam rilis pertemuan Juni nya di mana suku bunga tetap berada di angka 1,75 persen dan tidak memberikan panduan kebijakan lainnya. Ekspansi “lebih dari setahun… Continue reading

Terancam Resesi, Nigeria Devaluasi Mata Uangnya

PT. RifanFinancindo Berjangka

PT. RifanFinancindo Berjangka – Selama berbulan-bulan, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari menentang pendevaluasian mata uang Nigeria dan mengatakan ia tidak akan mendukung mata uang naira ?dibunuh?. Sikap itu berubah hari Senin (20/6) ketika bank sentral membiarkan mata uang naira mengambang. Tindakan itu menyebabkan nilai naira turun 30% terhadap dolar, tapi tindakan… Continue reading