PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Tag Archives: PT Rifan Financindo Surabaya

Utang Pemerintah Bertambah Rp 1.258,67 Triliun dalam 3 Tahun

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tercatat menambah utang sebesar Rp 1.258,67 triliun dalam kurun waktu tiga tahun. Penambahan utang tersebut ditujukan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan yang dirangkum Liputan6.com, Jakarta, Kamis (19/10/2017), total outstanding utang pemerintah hingga September 2017 sebesar Rp 3.866,45 triliun.

Jumlah utang ini naik Rp 40,66 triliun, dibanding Agustus 2017 yang sebesar Rp 3.825,79 triliun.

Sementara bila dibandingkan dengan posisi 2014, saat pemerintahan Jokowi mulai bekerja, jumlah tersebut membengkak Rp 1.258,67 triliun dari Rp 2.607,78 triliun. Pada 2015, total utang pemerintah pusat sebesar Rp 3.165,13 triliun dan naik menjadi Rp 3.515,46 triliun di periode 2016.

Rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ikut terkerek naik dari 24,7 persen di 2014 menjadi 27,4 persen di 2015. Lalu naik lagi menjadi 28,3 persen pada akhir 2016, dan hingga September 2017, rasio utang turun menjadi 28,6 persen dari PDB.

Jika posisi utang saat ini Rp 3.866,45 triliun dibagi dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 250 juta jiwa, maka satu orang menanggung utang sekitar Rp 15,46 juta.

Direktur Strategi dan Portofolio Utang DJPPR, Schneider Siahaan menegaskan, secara prinsip utang harus dipakai untuk kegiatan produktif. Artinya utang dipakai untuk menghasilkan tambahan penerimaan pajak dan atau menurunkan biaya ekonomi pada masa yang akan datang.

“Masa Presiden sekarang telah memenuhi prinsip tersebut, karena utang dipakai untuk menambah belanja infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” ucapnya saat dihubungi Liputan6.com.

Schneider meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir atau mempermasalahkan posisi utang pemerintah pusat tersebut.

“Jika belanja utang dipakai secara produktif, besaran utang yang nambah tidak perlu dipermasalahkan. Karena semakin besar utang, semakin besar pula benefit untuk ekonomi nasional,” tegasnya.

Terkait dengan besaran utang per kapita, Schneider bilang, hanya merupakan ilustrasi terkait magnitude utang tersebut dalam sebuah perekonomian.

“Tapi bukan berarti utang tersebut menjadi utang penduduk atau rakyat Indonesia. Buktinya sampai sekarang saya dan penduduk lain tidak pernah kan ditagih untuk bayar utang,” Schneider menerangkan.

Data DJPPR juga menunjukkan bahwa dalam tiga tahun ini, pemerintah sudah membayar kewajiban utang sebesar Rp 613,1 triliun, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri pemerintah pusat.

Rinciannya pada 2014, realisasi pembayaran kewajiban utang sebesar Rp 133,4 triliun, sebesar Rp 156 triliun di 2015, dan sebesar Rp 182,8 triliun di 2016. Sementara dari Januari-Agustus ini, pemerintah sudah membayar utang Rp 140,9 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Liputan 6

Sosialisasi PT Rifan Financindo Berjangka tentang PBK untuk mengurangi penipuan berkedok investasi

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Maraknya investasi bodong membuat PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), perusahaan pialang berjangka yang bergerak di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK) menggelar edukasi kepada warga masyarakat melalui beberapa media.

Sosialisasi dan edukasi sengaja dilakukan di luar Jakarta, dengan pertimbangan tingkat literasi industri PBK masih rendah. Di Jakarta, tingkat pemahaman masyarakatnya cukup bagus.

”Melalui sosialisasi ini, kami berharap, masyarakat menjadi paham dan mengerti bahwa perdagangan berjangka komoditas bisa dijadikan alternatif investasi yang menguntungkan. Sekaligus ini bisa meminimalisir masyarakat yang tertipu oleh investasi bodong,”tegas bapak Teddy Prasetya selaku CBO PT. Rifan Financindo Berjangka.

Masih menurut bapak Teddy Prasetya Selama ini harus diakui bahwa masyarakat masih awam dengan jenis investasi ini, karena pada umumnya investasi yang dikenal hanya saham, obligasi, reksadana, deposito dan sebagainya. Tambahan, ada citra negatif yang melekat di kalangan pelaku perusahaan pialang.

Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta Sthepanus Paulus Lumintang menambahkan saat ini dinamika industri PKB masih memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dan memberi kontribusi bagi perekonomian Indonesia.
“Artinya kita perlu melakukan sosialisasi dan edukasi yang konsisten kepada publik agar potensi tersebut dapat terealisasi, tentunya dengan dukungan pemerintah juga. Perlu ditekankan bahwa industri perdagangan berjangka komoditi yang kini ada dan beroperasi di bawah regulasi yang jelas, tentunya lebih aman dari risiko penipuan berkedok investasi yang cukup sering kita dengar,” tegas Paulus di acara sosialisasi industri PBK.

IMG_3976Selama sosialisasi di Surabaya, PT Rifan Financindo Berjangka juga menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan untuk Unair sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Saat ini PT Rifan Financindo Berjangka menggandeng dunia pendidikan melaiui kerja sama dengan beberapa kampus di Indonesia. Program ini dinamakan Futures Trading Learning Center (FTLC). Saat ini, FTLC telah hadir di 20 kampus terkemuka di tanah air. Salah satunya Universitas Sriwiiaya (Unsri), Sumatera Selatan. “Dalam waktu dekat, FTLC akan dibuka di kampus negeri dan swasta di Surabaya, Jakarta dan Bali,” terangnya. PT Rifan Financindo.

Terima Kasih Agus Yudhoyono pada Ahok Selama Memimpin Jakarta

Rifan Financindo

 

Rifan Financindo – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjenguk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Mako Brimob, Kepala Dua, Depok pada Selasa, 17 Oktober 2017. Dalam kunjungannya, Agus membawa kue basah untuk Ahok.

“Kemarin bawa kue basah untuk Pak Ahok,” kata Chief Communication Officer The Yudhoyono Institute, Ni Luh Putu Caosa Indryani kepada Liputan6.com di Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Menurut Caosa, sebenarnya Agus sudah lama ingin bertemu dengan Ahok. Hanya saja baru terlaksana pada Selasa pagi kemarin.

“Tujuannya untuk menyampaikan terima kasih pada Ahok selama dia memimpin Jakarta,” kata Caosa.

Pertemuan itu, kata Caosa dilakukan empat mata. “Itu permintaan Mas Agus yang ingin bicara berdua saja dengan Pak Ahok,” tandas Caosa.

Agus Yudhoyono mengungkapkan kunjungannya itu melalui akun Instagram-nya.

“Pagi ini saya bersilaturahmi dengan Pak Ahok @basukibtp. Beliau menerima saya dengan sangat baik. Kami saling bercerita tentang kehidupan, dan saling mendoakan, semoga ke depan kami berdua bisa menjadi manusia yang lebih baik, dan bermanfaat untuk orang banyak,” tulis Agus di akun Instagramnya, @agusyudhoyono, Selasa 17 Oktober 2017.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berharap, memiliki kebesaran jiwa untuk mengapresiasi karya pemimpin terdahulu, serta memberi kesempatan dan mendukung pemimpin baru.

“Semoga kita memiliki kebesaran jiwa untuk dapat mengapresiasi karya dan jasa pemimpin terdahulu, sambil memberikan kesempatan dan mendukung pemimpin yang baru untuk dapat melanjutkan hal-hal yang sudah baik, dan memperbaiki segala yang belum baik. Yuk, kita bersatu membangun negeri…,” sambung Agus Yudhoyono.

Kunjungan tersebut ditunjukkan AHY melalui foto pernyataan dari Ahok di atas selembar kertas yang diunggah ke akun Instagramnya.

Ahok juga menyampaikan terima kasih pada AHY atas dukungannya, serta mendoakan AHY. Tak lupa, Ahok juga menyampaikan salam kepada SBY dan Ani Yudhoyono.
1 dari 2 halaman
Kalah di Pilkada DKI

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sylviana Murni telah menyatakan kekalahannya di Pilkada DKI 2017, tepat di hari pencoblosan pada 15 Februari 2017.

Saat itu, Agus Harimurti mengaku masih memikirkan waktu yang tepat untuk bertemu dengan Cagub DKI Jakarta lainnya, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan.

Pilkada DKI 2017 periode pertama, pasangan AHY-Silvy kalah di urutan ketiga. Urutan pertama diduduki pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot), disusul pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Namun, pada Pilkada DKI 2017 periode kedua, pasangan Ahok-Djarot kalah dari Anies-Sandi. Dengan demikian, Anies-Sandi berhak menduduki kursi DKI 1 dan DKI 2. Rifan Financindo.

 

 

Sumber : Liputan 6

6 Kesalahan yang Sering Bikin Bisnis Gagal di Tengah Jalan

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Pasti Anda pernah membaca daftar orang terkaya di dunia. Pernahkah Anda menyadari fakta bahwa tidak ada satupun nama orang terkaya di dunia yang berstatus sebagai karyawan sebuah perusahaan?

Hampir bisa dipastikan orang-orang yang berhasil membangun kekayaan hingga ke tingkat luar biasa adalah seorang wirausaha atau entrepreneur. Tidak sedikit yang merintis usaha dari nol, jatuh bangun, hingga akhirnya menjadi pengusaha sukses dengan kekayaan luar biasa.

Ini bisa menjadi pesan penting bagi Anda yang ingin jadi orang kaya dan sukses: bangunlah bisnis sendiri dan jadilah wirausahawan yang hebat. Membangun bisnis sendiri memang tidak semudah membalik telapak tangan.

Nah, bila kini Anda tengah berupaya merintis bisnis sendiri, yakinlah usaha Anda memiliki prospek bagus. Selain itu, agar peluang kesuksesan usaha semakin besar, pastikan Anda menghindari enam kesalahan umum ini, berdasarkan riset HaloMoney.co.id:

1. Ingin kaya dengan cepat

Membangun bisnis sendiri agar jadi orang kaya, sah-sah saja. Namun, selalu ingat, tidak ada kesuksesan yang terjadi dalam semalam saja. Kisah sukses para pengusaha yang hebat adalah hasil dari proses panjang yang tidak mudah, mulai belasan sampai puluhan tahun.

Siapkan kesabaran dan ketekunan membangun serta membesarkan bisnis. Tidak ada kekayaan yang instan. Baca juga: Kredit Tanpa Agunan Tanpa Syarat Kartu Kredit

2. Tidak awas dengan persaingan

Persaingan selalu ada. Walau Anda menilai bisnis yang Anda bangun memberikan diferensiasi dan keunikan yang tiada bandingan, jangan lengah pada potensi pesaing. Para pesaing potensial bisnis Anda sangat penting untuk dilihat dan dipelajari kelebihan serta kekurangannya.

Jadi, berpegang pada keunikan bisnis sendiri tidak harus membuat Anda acuh dengan para pesaing di luar sana.

3. Memasang target yang tidak realistis

Memiliki target sangatlah penting agar bisnis Anda bisa lebih cepat berkembang dan memiliki arah tujuan spesifik. Namun, hindari membuat target yang tidak realistis. Sebuah target haruslah terukur, akuntabel, realistis dan memiliki target waktu yang spesifik.

Misalnya, Anda menargetkan target penjualan setiap bulan tumbuh 15 persen dengan evaluasi tiap triwulan. Angka 15 persen masih masuk akal untuk usaha yang baru berkembang.

4. Tujuan bisnis terlalu dangkal

Miliki tujuan yang lebih dalam dari sekadar mendapatkan uang dari bisnis. Banyak hal lebih besar dibandingkan uang. Banyak usaha yang sukses besar karena dimulai dengan visi yang luhur, misalnya untuk membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi orang yang membutuhkan, dan lain sebagainya.

5. Menjual terlalu murah

Harga barang atau jasa yang lebih murah akan mendatangkan penjualan lebih banyak? Tidak selalu, lho. Para pembeli di era media sosial seperti saat ini semakin selektif menilai kualitas barang atau jasa yang mereka beli. Mereka tidak keberatan membayar lebih mahal asalkan kualitas barang juga kualitas layanan yang didapatkan sepadan.

Jadi, strategi harga murah tidak selalu tepat, bergantung pada target pasar, jenis barang atau jasa yang dijual juga strategi  marketing bisnis Anda. Baca juga: 20 Gedung Pernikahan Outdoor Murah di Jakarta dan Sekitarnya.

6. Mudah frustrasi

Memiliki bisnis sendiri berarti Anda harus siap menghadapi kondisi ketidakpastian. Berbeda dengan saat menjadi karyawan yang bekerja di dalam sebuah sistem yang sudah jadi. Menjadi pebisnis berarti Andalah yang harus menciptakan sistem itu, merawat dan mengembangkannya agar roda bisnis terus berjalan.

Di tengah jalan pasti banyak tantangan. Namun, seorang calon pebisnis sukses pantang frustrasi menghadapi tantangan di depannya. Kualitas umum yang dimiliki seorang entrepreneur sukses adalah mereka selalu mampu melihat tantangan sebagai peluang untuk melahirkan nilai tambah. PT Rifan Financindo.

 

 

Sumber : Liputan 6

Korut Akan Luncurkan Rudal Jelang Latihan Gabungan AS – Korsel

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Korea Utara diyakini tengah mempersiapkan tes peluncuran rudal teranyar. Prediksi datang setelah media Korea Selatan melaporkan adanya pergerakan sejumlah persenjataan misil Korut.

Surat kabar Korsel, The Donga Ilbo yang mengutip sumber pemerintah menyebut bahwa sebuah citra satelit menunjukkan sejumlah misil yang tengah dikeluarkan dari beberapa hanggar persenjataan di Pyongyang dan Provinsi Phyongan Utara. Demikian seperti dikutip dari News.com.au, Sabtu (14/10/2017).

Citra satelit itu juga menunjukkan, misil yang dikeluarkan dari hanggar itu nampak akan dimuat ke dalam mesin peluncur rudal.

Berdasarkan bukti itu, pejabat militer Amerika Serikat dan Korea Selatan menduga, Korut mungkin bersiap untuk melakukan tes peluncuran rudal yang mampu mencapai wilayah AS.

Misil yang ditunjukkan dari citra satelit itu kemungkinan berjenis Hwasong-14 ICBM yang berpotensi mampu menjangkau Negara Bagian Alaska. Namun bisa jadi, rudal itu merupakan jenis Hwasong-12 jarak menengah yang pernah digunakan untuk mengancam teritori AS di Guam Agustus lalu.

Tak menutup kemungkinan bahwa misil yang tampak dalam citra satelit itu merupakan jenis baru, yakni Hwasong-13 yang memiliki daya jangkau lebih jauh dan mampu mencapai pantai barat AS.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel menolak untuk mengomentari dugaan laporan tersebut. “Kami tidak akan memberikan komentar mengenai masalah intelijen militer. Kami tetap akan terus mengawasi Utara,” ujar dia.

Jelang Latihan Gabungan AS-Korsel

Bulan Oktober seakan menjadi momok mengkhawatirkan terkait ancaman tes rudal Korea Utara. Mengingat banyak sejumlah tanggal penting yang mungkin akan memicu Kim Jong-un kembali melakukan tes misil.

Pada 10 Oktober yang bertepatan dengan ulang tahun ke-72 Worker’s Party atau Partai Pekerja yang berkuasa di Korut, Kim Jong-un diperkirakan akan melakukan tes rudal balistik.

Tanggal 18 Oktober turut menjadi salah satu periode yang patut diwaspadai oleh sejumlah negara dalam mengantisipasi ancaman tes rudal Korut. Pasalnya, tanggal itu bertepatan dengan Kongres Partai Komunis China yang ke-19.

Apa alasan yang membuat kongres yang diselenggarakan di China itu patut diantisipasi?

Seperti dikutip dari CNBC yang memperoleh penjelasan dari seorang analis, kongres penting itu akan memutuskan arah kepemimpinan Partai Komunis China dan proyeksi kebijakan pemerintah untuk lima tahun ke depan. Termasuk mungkin di antaranya, pembahasan mengenai hubungan China – Korea Utara.

“Ditambah lagi, saat ini hubungan China dan Korut tengah memasuki babak yang cukup buruk. Ditandai dengan sikap Tiongkok yang kini cenderung berpihak kepada AS dan PBB, khususnya ketika membicarakan soal sanksi terhadap Korut,” tambah Evelyn Farkas, peneliti senior Atlantic Council.

“Sejatinya Beijing selalu enggan untuk mendesak Pyongyang. Namun, di bawah tekanan berat dari Washington, Beijing nampak mulai untuk memberangus sekutu historisnya itu,” lanjutnya.

Tes rudal Korut juga diyakini akan kembali terjadi saat latihan gabungan militer AS – Korea Selatan yang berlangsung pada pekan mendatang. Latihan itu akan dipimpin oleh USS Ronald Reagan, kapal induk yang mengepalai US Navy Carrier Strike Group Five yang berbasis di Yokosuka, Jepang. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Liputan 6