PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Tag Archives: PT Rifan Financindo Berjangka

Emas Dunia Turun Setelah Tarif Impor Baru AS, Emas Antam Naik ke Rp667.000 per gram

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Harga emas dunia terpantau beranjak sedikit turun pada perdagangan Senin pagi (18/9), setelah sempat naik 0,6 persen pada sesi pasar global semalam, karena dolar cenderung menguat setelah AS memberlakukan putaran baru tarif pada impor China, menaikkan tensi kekhawatiran perdagangan global.

Spot emas turun 0,2 persen ke level $1,198.39 per ons pada Selasa pagi menjelang siang WIB. Emas berjangka AS turun 0,2 persen pada $1,203.90.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang WIB ini bertahan di level 94,48 dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 94,51.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin dilaporkan memberlakukan tarif 10 persen untuk impor China senilai $200 miliar. Trump juga memperingatkan bahwa jika China mengambil tindakan balasan terhadap petani atau industri AS, “kami akan segera mengejar fase ketiga, yang tarifnya sekitar $267 miliar impor tambahan,” demikian rilis dari Reuters hari ini (18/9).

Konflik perdagangan selama berbulan-bulan antara Washington dan Beijing telah mendorong investor untuk membeli dolar AS dengan keyakinan bahwa Amerika Serikat memiliki lebih sedikit kehilangan dari perselisihan ini.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia masih terus bergerak di sekitar rentang konsolidasinya selama 3 minggu terakhir setelah sempat dalam downtrend dari awal April lalu, sedangkan dollar masih dalam rentang sempit di pasar Asia. Harga emas, kalau terus tertekan, akan menuju level support di $1.159,79 dan $1.131,49. Sedangkan, bila terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.213,86 dan level $1.220,69.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau naik Rp3.000 ke level harga Rp667.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Senin kemarin di Rp664.000. PT Rifan Financindo.

 

 

Sumber : Vibiznews

Emas Minggu Lalu & Arah Minggu Ini

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga emas mengalami pukulan yang moderat pada hari Jumat minggu lalu dengan kontrak Comex bulan Desember yang paling aktif kehilangan $9.40 dan ditutup diam pada $1,198.80 per ons. Setelah diperdagangkan pada level yang tertinggi bulan ini ketika emas diperdagangkan ke $1,218 pada hari Kamis minggu lalu, kenaikan dari dolar AS pada hari Jumatnya memberikan tekanan yang dramatis atas harga emas. Sekali lagi, emas berjangka ditutup lebih rendah pada minggu lalu, membukukan penurunan fraksional kira-kira $1,- .

Emas spot sempat diperdagangkan pada $1,193.80 , setelah dikurangi penurunan bersih $7.10 pada hari Jumat minggu lalu. Kebanyakan penyebab penurunan harga emas berhubungan langsung dengan menguatnya dolar AS, yang naik $5,20.  Sisa kerugian sebesar $1,90 pada hari Jumat minggu lalu adalah sebagai hasil dari tekanan jual.

Menguatnya dolar AS adalah akibat langsung dari data ekonomi AS yang bagus. Laporan dari Federal Reserve yang dirilis pada hari Jumat minggu lalu menunjukkan bahwa produksi industry naik 0.4% pada bulan Agustus. Hal ini adalah diatas dari yang diperkirakan sekitar 0.10% dan menandai kenaikan bulanan selama tiga kali berturut-turut.

Dolar AS pada saat ini diperdagangkan pada 94.96 yang adalah keuntungan bersih sebesar 44 poin pada hari itu (+47%). Data ekonomi AS yang bagus sangat mendukung dolar AS pada hari itu. Sebagaimana yang dilaporkan oleh MarketWatch,”Indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan untuk bulan September naik menjadi 100.8, dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 97, menandai angka tertinggi yang kedua sejak tahun 2014. “

Menurut Bloomber,”Presiden Donald Trump menginstruksikan ajudannya pada hari Kamis minggu lalu untuk melanjutkan pengenaan tarif sekitar $200 miliar lagi atas produk-produk Cina meskipun sekretaris Treasury nya berusaha untuk memulai pembicaraan dengan Beijing untuk memecahkan persoalan perang dagang,”

Para investor yang sedang menunggu terjadinya pergerakan “breakout” pada emas kemungkinan akan perlu mengambil waktu beristirahat pada minggu ini dan menunggu dengan sabar karena hal ini akan menjadi lebih menarik, menurut sebagian dari analis komoditi.

Emas telah mandek disekitar $1,200 per ons selama empat minggu yang terakhir dank arena pertemuan kebijakan moneter dari Federal Reserve berikutnya masih satu setengah minggu lagi, para analis memperkirakan tidak akan ada pergerakan yang signifikan dalam jangka pendek.

Emas berjangka bulan Desember terakhir diperdagangkan pada $1,200 per ons, relatif tidak berubah dari minggu sebelumnya.

Ole Hansen, kepala strategi komoditi di Saxo Bank mengatakan,”Saat ini pasar sedang memberitahukan para investor bahwa mereka perlu bersabar. Saya piker kita harus menunggu sampai setelah pertemuan Federal Reserve berikutnya sebelum kita melihat suatu arah yang baru dari emas.”

Menurut para analis, kenaikan tingkat bunga yang akan segera terjadi pada tanggal 26 September akan menahan setiap rally emas yang signifikan dalam jangka pendek. Pasar semua menggaransi kenaikan tingkat bunga, menurut data dari alat Fedwatch CME.

Ekspektasi belum berubah bahkan setelah dirilisnya data penjualan eceran dan data inflasi yang mengecewakan pada minggu lalu. David Madden, analis pasar di pasar CMC mengatakan bahwa walaupun data ekonomi belakangan ini mengecewakan, hal itu masih menunjukkan bahwa ekonomi AS tetap sehat. Rifanfinancindo.

 

Sumber : Vibiznews

Baik Emas Maupun Dolar AS Turun Karena Masalah Perdagangan

Rifan Financindo

 

Rifan Financindo – Harga emas turun dari ketinggian hariannya dan diperdagangkan sedikit lebih rendah pada akhir sesi pagi hari Kamis kemarin, setelah adanya tweet dari Presiden Trump yang nampaknya merendahkan setiap kemajuan yang dibuat atas pertikaian perdagangan AS dengan Cina.

Emas mengalami kekuatan beli pada hari Rabu karena laporan bahwa Amerika Serikat membuat usulan kepada Cina untuk memulai kembali pembicaraan perdagangan yang mandek antara dua negara dengan perekonomian yang terbesar di dunia.

Bisa di-ekstrapolasikan bahwa persetujuan perdagangan antara AS dengan Cina akan menguntungkan pasar metal berharga disebabkan lebih banyak permintaan dari Cina karena kekuatan ekonomi yang lebih baik yang diperoleh dari persetujuan perdagangan.

Emas bulan Desembar terakhir diperdagangkan turun $1.70 pada $1.209.20

Baik emas dan dolar AS ditutup lebih rendah pada hari Kamis kemarin dengan pertikaian perdagangan saat ini antara Amerika Serikat dan Cina terus tidak terpecahkan dan menambah probabilita bahwa Trump akan mengenakan tarif tambahan.

Keuntungan yang dialami pada awal aktifitas perdagangan didasarkan pada optimisme yang baru bahwa Amerika Serikat dan Cina kembali menuju meja negosiasi di dalam usaha untuk memecahkan pertikaian perdagangan saat ini.

Dolar AS diperdagangkan di ketinggian intraday 94.955, sebelum diperdagangkan lebih rendah pada hari kemarin. Indeks dolar AS sempat diperdagangkan hampir 23 poin turun dan berhenti pada 94.54.

Para trader menyaksikan baliknya arah harga emas maupun perak segera sesudah satu tweet dari Trump dimana dia memanaskan dan bukannya mendinginkan temperatur yang  memang sudah panas mengenai pertikaian perdagangan sekarang ini.

Menurut Washington Post,”Presiden Trump pada hari Kamis melemparkan keraguan mengenai kemungkinan terjadinya terobosan di dalam pembicaraan perdagangan dengan Cina, dengan mengatakan bahwa dia siap untuk memukul ekonomi Cina dengan hukuman ekonomi baru yang keras jika Beijing tidak memberikan konsesi.”

Trump mengirim tweet bahwa,”Kita tidak ada dalam tekanan untuk membuat kesepakatan dengan Cina……mereka berada dalam tekanan untuk membuat kesepakatan dengan kita. Pasar kita sedang naik dan mereka sedang runtuh. Kita akan segera mengambil miliaran di dalam tarif dan membuat produk-produk di rumah. JIka kita bertemu, kita bertemu?”

Komentar-komentar di dalam artikel Washington Post dari Robert Holleyan, bekas wakil dari representatif perdagangan AS mengatakan permintaan AS untuk perubahan fundamental di dalam ekonomi yang diarahkan oleh pemerintah Cina, akan membuat pembicaraan menjadi sulit. “Kita masih jauh daripada menemukan solusi dan suatu solusi akan memerlukan beberapa pilihan yang keras, khususnya pada bagian Cina.”

Pergerakan yang cepat di dalam sentimen pasar yang optimistik mengenai penyelesaian petikaian yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dengan Cina dengan cepat berpindah menjadi sentimen pasar yang pesimistik menyusul tweet dari Presiden Trump hari Kamis kemarin. Rifan Financindo.

 

Sumber : Vibiznews

Pialang Profesional, Lihat Brokernya!

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Seorang broker terbaik lahir dari perusahaan pialang yang hebat. Siapapun pasti setuju dengan prinsip ini. Saat memilih berinvestasi di sebuah perusahaan pialang, hal pertama yang kita lakukan tentu mengecek status legalitasnya. Setelah itu, apakah cukup menjamin bahwa pialang tersebut cukup tepat? Belum tentu, harus lihat dulu broker yang ada didalamnya.

Sebuah perusahaan pialang yang dikelola secara profesional akan mencetak broker yang andal dan loyal. Semua dimulai dari komitmen menjalankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik serta menerapkan core values yang dimiliki.

Sebagaimana yang dijalankan oleh PT Rifan Financindo Berjangka (RFB). Sejak lama RFB mengembangkan core values yang dikenal dengan nama WHELOCK (Work Hard – Play Hard, Hard Training, Eagerness, Loyalty, Openess, Clarity, & Kinship). Dengan nilai-nilai ini, RFB membentuk karakter setiap broker menjadi broker yang terpercaya dan memiliki jiwa pelayanan excellent terhadap nasabah.

Tak bisa dipungkiri, para broker adalah ujung tombak dari sebuah perusahaan pialang. Jika kualitas mereka baik maka nama baik perusahaan pialang ikut terangkat naik. Begitu juga sebaliknya. Untuk itu sejak awal perekrutan, RFB selalu menekankan disiplin tinggi kepada para calon broker. Dengan jadwal pelatihan yang ketat dan intensif serta peraturan yang tegas untuk setiap broker yang ‘nakal’.

Lantas, bagaimana mengenali ciri-ciri broker profesional ? Mudah saja, lihat perusahaan pialangnya bagaimana reputasi dan kinerjanya. Kemudian, lihat cara brokernya menawarkan investasi. Seorang broker yang andal, selalu melihat dahulu profil seorang nasabah dan tidak akan pernah memaksa nasabah untuk menanamkan investasi. Para broker yang terpercaya juga akan selalu transparan, dan tidak mematok fee di atas peraturan yang berlaku, termasuk memberi iming-iming pasti untung tanpa memberitahu risiko yang akan dihadapi oleh nasabah.

Jadi, jika Anda bertemu dengan broker yang sering memaksa, hanya memberi iming-iming keuntungan tinggi, mengenakkan fee tambahan di luar ketentuan, dan meminta Anda melakukan transfer di luar jalur resmi, terlebih membujuk agar mereka bisa melakukan investasi atas nama Anda, maka Anda harus berhati-hati dengan broker tersebut. (AD) PT Rifan Financindo.

Harga Emas Terseret Lebih Rendah Di Tengah Kosongnya Berita

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga emas dan perak sekali lagi turun lumayan pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat pada hari Selasa kemarin. Tidak ada perkembangan berita bisnis utama pada awal minggu ini, yang mengundang para penjual tehnikal melangkah masuk dengan grafik tehnikal secara keseluruhan “bearish”.

Emas berjangka bulan Desember terakhir diperdagangkan turun $2.30 per ons pada $1,197.40. Perak Comex bulan Desember terakhir diperdagangkan turun $0.066 pada $14.115 per ons.

Pasar saham dunia bercampur tetapi kebanyakan turun semalam. Indeks saham AS menuju kearah turun pada pembukaan ketika sesi New York dimulai. Indeks Hang Seng Hongkong jatuh ke teritori pasar yang turun pada minggu ini, berarti indeks saham turun 20% dari ketinggian baru-baru ini.

Masalah perang dagang masih tetap menyala-nyala di pasar pada awal minggu ini. Laporan-laporan mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Uni Eropa kemungkinan menjadi lebih dekat kepada perjanjian perdagangan setelah pertemuan belakang ini.

Suatu gelombang minat beli yang baru terhadap emas muncul setelah topik terbaru mengenai hubungan perdagangan dan dilihat sebagai satu faktor kunci yang membuat tekanan turun terhadap komoditi yang berdenominasikan dolar.

Menurut agenda pertemuan WTO, Cina telah meminta otorisasi untuk mengenakan sanksi perdagangan atas Amerika Serikat dan menambah minyak terhadap pertikaian perdagangan antara AS dan Cina.

Dolar AS selanjutnya didukung oleh nada yang positip yang mengelilingi imbal hasil obligasi treasury AS, yang cenderung untuk mendorong metal kuning turun.

Sementara itu sentimen “risk-off” yang ada hanya berpengaruh kecil untuk mendorong permintaan terhadap metal berharga yang “safe-haven” ini.

Pelemahan selanjutnya kearah $1185-84 sebagai “support” sekarang menjadi kemungkinan yang jelas. Dibawah ini, penurunan emas akan lanjut ke “support” berikutnya pada zona $1174. Sebaliknya apabila mengalami kenaikan, akan bertemu dengan “resistant” terdekat di   $1197     yang diikuti dengan resistant berikutnya di $1200. Rifanfinancindo.

 

Sumber : Vibiznews