PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Samsung Bakal Nonaktifkan Galaxy Note 7 Secara Remote Bila Tidak Segera Dikembalikan

Samsung Galaxy Note 7

 

PT. Rifan Financindo Berjangka, Sebelumnya kami telah melaporkan jika Samsung telah mengkonfirmasi perangkat Galaxy Note 7 terlalu berbahaya, sehingga mereka menariknya dari peredaran negara-negara yang sudah mendapatkan perangkat ini. Selain muncul himbauan untuk sesegera mungkin mengembalikan perangkat ini, kali ini beredar kabar lain yang tak kalah mengejutkan.

 

Samsung Galaxy Note 7 Meski Samsung belum sempat menghadirkan perangkat ini secara resmi di Indonesia, namun jika Anda sudah mendapatkan smartphone ini dari distributor maupun jika Anda mendapatkannya ketika sedang berada di luar negeri, sebaiknya Anda segera mengembalikan perangkat tersebut ke service center Samsung.

 

Samsung sekali lagi memperingatkan jika perangkat tersebut sangat berbahaya ketika diaktifkan dan ini juga demi keselamatan pengguna. Selain itu, kabar baru beredar bagi pengguna yang belum mengembalikan perangkat ini, Samsung kemungkinan akan mematikan secara remote seluruh unit Galaxy Note 7 yang belum dikembalikan, di mana batas akhir pengembalian paling lambat tanggal 30 September 2016.

 

Meski kabar tersebut bukan berasal dari Samsung langsung, namun alasan dari kabar tersebut cukup masuk akal, karena itu demi keselamatan para pengguna juga. Awal mulanya kabar ini muncul dari salah satu pengguna Reddit asal Perancis yang mengatakan bahwa Galaxy Note 7 yang bermasalah akan dinonaktifkan dari jarak jauh oleh Samsung setelah tanggal 30 September.

 

Pengguna Reddit itu juga menyampaikan di mana ia mengklaim jika Samsung telah memberikan informasi kepada sejumlah pengguna di negaranya via email mengenai pergantian unit Galaxy Note 7. Beberapa pengguna yang berhasil dihubungi bakal mendapatkan kiriman unit Galaxy Note 7 baru yang dibarengi pula dengan Samsung Gear VR, di mana aksesoris ini juga telah dijanjikan selama masa pre-order, lengkap dengan sebuah paket kiriman pra-bayar yang dapat digunakan untuk mengirimkan Galaxy Note 7 kembali ke Samsung.

 

Meski Samsung membantah informasi yang beredar mengenai menonaktifkan Galaxy Note 7 dari jarak jauh, namun tidak tertutup kemungkinan ke depannya mereka melakukan hal itu, karena itu demi menjaga keselamatan para pengguna Galaxy Note 7. Semoga kasus yang menimpa perangkat Galaxy Note 7 tidak terulang lagi. PT. Rifan Financindo Berjangka.

 

 

Sumber : Berita Teknologi