Rekomendasi Pergerakan Harga Emas 19 Februari 2020

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga emas naik dan menyentuh ketinggian dua minggu pada awal perdagangan berjangka sesi Amerika Serikat hari Selasa kemarin, karena permintaan “safe-haven” dengan jatuhnya perekonomian karena wabah virus corona mulai meningkat.

Emas berjangka bulan Februari, terakhir naik $5.50 per ons pada $1,591.90. Sementara harga emas Antam naik ke Rp 779.000,- per gram.

Saham Asia dan Eropa kebanyakan turun semalam. Indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Keengganan terhadap resiko meningkat di pasar di antara para trader dan investor, pada hari pertama perdagangan dari minggu yang baru setelah liburan hari Presiden Senin kemarin.

Pasar global terpukul setelah berita bahwa Apple telah mengeluarkan peringatan yang mengatakan bahwa penjualan kuartal pertamanya akan lebih rendah daripada yang diperkirakan karena wabah virus corona yang telah memperlambat dan menghentikan pengiriman dari persediaan yang dibutuhkan oleh Apple yang datang dari Cina. Meskipun tingkat penyebaran dari penyakit pernafasan telah melambat, lebih dari 1,800 orang telah mati di Cina karena penyakit menular yang mematikan ini. Rantai persediaan global telah terpengaruh secara signifikan sebagaimana yang terlihat di dalam laporan dari melesetnya penjualan Apple. Laporan juga mengatakan bahwa lebih dari 730 juta orang di Cina masih dikarantina dengan aktif, menunjukkan bahwa disrupsi rantai persediaan masih akan terus berlangsung dengan menciutnya perekonomian dari negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini.

Dari berita lainnya, indeks sentimen ekonomi ZEW Jerman yang sangat diamati dengan cermat, jatuh tajam pada bulan Februari ke 8.7 dibandingkan dengan bulan Januari di 26.7. Wabah virus corona dipersalahkan sebagai penyebab utama terjadinya penurunan yang besar di bulan Februari ini.

Hal kunci diluar pasar metal berharga pada hari kemarin adalah turunnya harga minyak mentah dan diperdagangkan disekitar $51.25 per barel. Sementara indeks dolar AS naik sedikit dan menyentuh ketinggian beberapa bulan pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat kemarin.

Secara tehnis, obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance” yang solid di $1,619.60 setelah terlebih dahulu harus bisa melewati $1,592.40 dan kemudian $1,598.50. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,565.00 setelah terlebih dahulu harus bisa berhasil melewati $1,581.80 dan kemudian $1,575.00. Rifanfinancindo.

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.