Rekomendasi Pergerakan Harga Emas 14 Februari 2020

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga emas mengalami kenaikan pada awal perdagangan sesi Eropa dan pertengahan perdagangan sesi Amerika Serikat. Keengganan terhadap resiko kembali ke pasar pada akhir dari minggu ini, dengan wabah virus corona meningkat di Cina.

Emas berjangka bulan Februari terakhir naik $7.00 per ons pada $1,578.60. Sedangkan harga emas Antam tidak mengalami perubahan pada Rp 774.000.

Kasus baru virus corona meningkat luarbiasa pada hari Kamis di provinsi Cina Hubei. Ada lebih dari 14.800 kasus baru dilaporkan pada hari Kamis sebagai kontras terhadap sekitar 2.000 kasus baru yang dilaporkan pada hari Rabu. Laporan-laporan mengatakan ada sekitar 240 kematian baru di daerah tersebut. Pejabat kesehatan Cina juga meluaskan definisi yang mereka gunakan untuk mengkonfirmasi kasus-kasus virus corona.

Lebih dari 1.300 orang telah mati dari epidemik ini dan jumlah total yang tertular di provinsi Hubei sudah lebih dari 48.200. World Health Organization (WHO) mengingatkan laporan baru-baru ini mengenai perlambatan penyebaran virus corona harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Mengenai status dari wabah virus corona, WHO mengatakan,”Wabah in masih bisa nyasar kemana-mana”.

Bisnis Cina juga terdampak dengan serius. Ada laporan bahaya kekurangna baja dan disrupsi rantai suppy yang lain. Penjualan mobil Cina dilaporkan turun sekitar 20%. Menurut International Energy Agency (IEA), permintaan minyak mentah global di kuartal pertama tahun ini diperkirakan menyentuh tingkat pertumbuhan terendah dalam 10 tahun ditengah merebaknya wabah virus corona. IEA mengatakan,”sudah ada perlambatan utama di dalam konsumsi minyak dan ekonomi yang lebih luas di Cina.”

Hal kunci di luar pasar metal berharga kemarin adalah menguatnya harga minyak mentah, diperdagangkan disekitar $51.50 per barel. Sementara indeks dolar AS naik sedikit pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat dan tidak jauh dibawah ketinggian beberapa bulan yang terjadi pada minggu ini.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,600.00 setelah terlebih dahulu harus bisa melewati $1,581.70 dan kemudian $1,590.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,542.80 setelah harus terlebih dahulu berhasil melewati $1,568.50 dan $1,564.40. Rifanfinancindo.

Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.