Rekomendasi Harga Emas 7 Agustus 2020: Terkoreksi dari Rekor Ketinggian Baru

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Emas memperpanjang rally pada perdagangan sesi Asia dan Eropa hari Kamis dengan pandemik Covid – 19 membuat suram outlook ekonomi global dan mendorong naik harga emas dan sempat melewati level $2,070.00.

Momentum naik emas masih sangat solid pada tahap ini karena kurangnya minat terhadap “assets classes” lainnya dengan banyak faktor ekonomi masih harus berjuang.

Kenaikan harga emas ini terjadi meskipun terjadi sedikit kenaikan dolar AS, karena meredanya sentimen terhadap resiko sementara para investor menunggu konfirmasi dari data pekerjaan AS dan mandeknya paket stimulus yang besar dari pemerintah Amerika Serikat.

Emas telah mengalami kenaikan sekitar 35% pada tahun ini karena dipandang sebagai asset yang bisa mempertahankan nilainya selagi pandemik berlangsung dan uang yang dicetak oleh para bank sentral mengerosi nilainya uang tersebut.

Klaim pengangguran mingguan AS keluar dengan angka turun sebanyak 249.000 menjadi 1,186 juta, mengatasi dengan yang diperkirakan pasar. Konsensus para ekonom memperkirakan angka 1,415 juta setelah angka minggu lalu direvisi naik ke 1,435 juta. Klaim pengangguran yang berkelanjutan yang mewakili orang-orang yang sudah menerima “benefit” pengangguran turun sebanyak 844.000 dari minggu sebelumnya.

Harga emas turun dari rekor ketinggiannya yang baru di $2,076.70 setelah rilis data klaim pengangguran AS ini keluar. Saat ini emas berjangka Comex kontrak bulan Desember diperdagangkan di $2,062.30 per ons. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada harga Rp 1.054.000,- per gram, naik Rp 6000,-

Meskipun outlook emas secara fundamental tetap positip, kemungkinan terjadinya koreksi normal semakin meningkat.

Obyektif kenaikan harga emas adalah mencapai “resistance” yang solid di $2,200.00 setelah terlebih dahulu harus berhasil melewati $2,064.90 dan kemudian $2,100.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah mencapai “support” yang solid di $2,000.00 setelah terlebih dahulu berhasil melewati $2,037.20 dan kemudian $2,015.50.

Emas memperpanjang rally pada perdagangan sesi Asia dan Eropa hari Kamis dengan pandemik Covid – 19 membuat suram outlook ekonomi global dan mendorong naik harga emas dan sempat melewati level $2,070.00.

Momentum naik emas masih sangat solid pada tahap ini karena kurangnya minat terhadap “assets classes” lainnya dengan banyak faktor ekonomi masih harus berjuang.

Kenaikan harga emas ini terjadi meskipun terjadi sedikit kenaikan dolar AS, karena meredanya sentimen terhadap resiko sementara para investor menunggu konfirmasi dari data pekerjaan AS dan mandeknya paket stimulus yang besar dari pemerintah Amerika Serikat.

Emas telah mengalami kenaikan sekitar 35% pada tahun ini karena dipandang sebagai asset yang bisa mempertahankan nilainya selagi pandemik berlangsung dan uang yang dicetak oleh para bank sentral mengerosi nilainya uang tersebut. Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Bookmark the permalink.

Comments are closed.