Rekomendasi Harga Emas 4 November 2020: Trump Diprediksi Menang

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Harga emas kembali naik moderat pada awal perdagangan sesi AS karena bertambahnya permintaan safe-haven menjelang hari pemilihan yang sangat dinantikan dan sangat tidak pasti. Emas berjangka kontrak bulan Desember diperdagangkan naik $14.40 per ons pada $1,906.80. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada Rp 1.004.000,- per gram, naik Rp 10.000,-

Pasar saham kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat perdagangan sesi New York dimulai. Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Amerika Serikat dengan pemilihan presiden yang paling bersaing ditengah bangsa yang terbagi dua. Sebegitu jauh, pasar saham dan keuangan tidak menunjukkan keengganan terhadap resiko. Meskipun demikian, emas mendapatkan permintaan “safe-haven”.

Situs statistik Five Thirty Eight mensimulasikan bahwa kemungkinan Joe Biden menang ialah 90%.

Angka ini dihasilkan dari berbagai polling yang telah dilakukan, dimana situs ini sendiri melakukan pengolahan data terhadap berbagai badan polling yang telah dilakukan selama ini di Amerika Serikat. Sampai kepada berita ini dirilis, Joe Biden juga unggul dalam berbagai poling, dimana data polling terakhir pada tanggal Oktober 31 menunjukkan keunggulan Biden sebanyak 8.5 persen diatas Donald Trump.

Namun apakah polling tersebut benar-benar menunjukkan hasilnya? Apakah sudah pasti Donald Trump akan dikalahkan oleh Joe Biden?

Tentu tidak.

Dalam pemilu tahun 2016, Hillary Clinton juga diprediksikan menang dengan angka yang cukup fantastis, dimana pada bulan November 2016 Hillary Clinton diprediksikan akan unggul sebanyak 5.3%, namun ternyata dalam pemilu tahun 2016 kita mengetahui bahwa Donald Trump mengalahkan Hillary Clinton secara telak, dengan angka kemenangan yang cukup hebat.

Dalam malam penghitungan suara, banyak daripada media massa di Amerika Serikat juga sudah memprediksikan kemenangan Hillary Clinton, dimana misalnya Huffington Post, memperkirakan kemungkinan kemenangan Hillary Clinton sebanyak 91%.

Media lainnya, New York Times, memperkirakan kemenangan Hillary Clinton sebanyak 85%.

Namun, seperti kita ketahui, Trump memperoleh kemenangan pada malam tersebut. Dari pada pemilu tahun 2016, dapat kita lihat bahwa walaupun Trump tidak diunggulkan secara statistik, Trump tetap dapat melakukan kejutan dengan memperoleh kemenangan.

Menurut sosio economic prediction model, yang dengan tepat memprediksi hasil dari tiga pemilihan terakhir AS, Donald Trump akan memenangkan pemilihan presiden AS 2020. Model ini dibuat oleh Phillipe Jacquart, Profesor Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi di Emlyon business school Perancis, bekerja sama dengan John Antonakis, Profesor Perilaku Organisasi dari Universitas Lausanne Swiss. Model tersebut menggunakan makroekonomi dan mengkaji jabatan, serta perbedaan karisma antar kandidat, untuk memperkirakan siapa yang akan memenangkan pemilu.

Victor Williams, seorang pengacara dan profesor hukum lama di Washington, D.C., memprediksi terpilihnya kembali Donald J. Trump. Pada 2016, Williams adalah salah satu dari sedikit yang memprediksi kemenangan tak terduga pertama Trump.Prof Williams menyatakan: “Trump harus dinilai berdasarkan pencapaian bersejarah periode pertamanya untuk Amerika”.

Agak mengejutkan bagi para pengamat pasar yang berpengalaman bahwa pasar saat ini menunjukkan ketenangan dan tidak memperlihatkan banyak keengganan terhadap resiko.

Kenaikan lebih lanjut akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,913.80 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,925.00 dan kemudian $1,939.40. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,887.60 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,873.30 dan kemudian $1,851.00. PT Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.