Rekomendasi Harga Emas 19 Mei 2020: Alasan Turun Dari Ketinggian 5 Minggu

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Emas mempertahankan permintaan kuatnya selama awal perdagangan sesi Eropa. Emas spot sempat diperdagangkan diatas level $1,760, tertinggi sejak Oktober 2012.

Metal berharga mengalami rally bersamaan dengan rally yang terjadi di pasar saham global pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. Namun ketika indeks saham AS terdorong naik secara solid dengan adanya laporan yang positip dari perusahaan obat Moderna, di dalam usahanya menemukan vaksin untuk Covid-19, emas kehilangan keuntungannya dan diperdagangkan turun. Emas berjangka bulan Juni turun $25.00 per ons pada $1,731.40. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada Rp 934.000,- naik Rp 6000,- per gram.

Pada saat perdagangan sesi Amerika Serikat dimulai, ada berita yang memberikan semangat mengenai Covid-19 dimana laporan mengatakan bahwa tingkat penambahan infeksi yang baru sekarang sedang berada pada kecepatan yang paling lambat dalam beberapa bulan. Sementara itu Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada akhir minggu bahwa ekonomi AS bisa pulih dengan mantap pada paruh kedua tahun ini, dengan syarat tidak ada gelombang kedua dari Covid-19. Powell berkata bahwa the Fed masih memiliki banyak amunisi untuk menstimulir ekonomi AS, jika diperlukan, dan menambahkan perlu ada vaksin agar ekonomi AS bisa sepenuhnya pulih dan itu bisa jadi masih satu tahun lebih ke depan.

Emas juga mengalami penurunan karena aksi ambil untung dari para trader ditengah sikap para trader yang optimis. Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,731.22 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,720.04 dan kemudian $1,698.62. Sedangkan kenaikannya akan berhadapan dengan $1,752.64 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,762.88 dan kemudian $1,784.30.

Emas mempertahankan permintaan kuatnya selama awal perdagangan sesi Eropa. Emas spot sempat diperdagangkan diatas level $1,760, tertinggi sejak Oktober 2012.

Metal berharga mengalami rally bersamaan dengan rally yang terjadi di pasar saham global pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. Namun ketika indeks saham AS terdorong naik secara solid dengan adanya laporan yang positip dari perusahaan obat Moderna, di dalam usahanya menemukan vaksin untuk Covid-19, emas kehilangan keuntungannya dan diperdagangkan turun. Emas berjangka bulan Juni turun $25.00 per ons pada $1,731.40. Sementara emas Antam ditawarkan beli pada Rp 934.000,- naik Rp 6000,- per gram. Rifanfinancindo.

Pada saat perdagangan sesi Amerika Serikat dimulai, ada berita yang memberikan semangat mengenai Covid-19 dimana laporan mengatakan bahwa tingkat penambahan infeksi yang baru sekarang sedang berada pada kecepatan yang paling lambat dalam beberapa bulan. Sementara itu Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada akhir minggu bahwa ekonomi AS bisa pulih dengan mantap pada paruh kedua tahun ini, dengan syarat tidak ada gelombang kedua dari Covid-19. Powell berkata bahwa the Fed masih memiliki banyak amunisi untuk menstimulir ekonomi AS, jika diperlukan, dan menambahkan perlu ada vaksin agar ekonomi AS bisa sepenuhnya pulih dan itu bisa jadi masih satu tahun lebih ke depan.

Emas juga mengalami penurunan karena aksi ambil untung dari para trader ditengah sikap para trader yang optimis. Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,731.22 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,720.04 dan kemudian $1,698.62. Sedangkan kenaikannya akan berhadapan dengan $1,752.64 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,762.88 dan kemudian $1,784.30. Rifanfinancindo.

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.