Rekomendasi Harga Emas 19 Juni 2020: Kekurangan Dorongan Untuk Naik

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Harga emas kembali turun pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat, bahkan pada saat pasar saham global berhenti sesaat dari rally-nya belakangan ini. Metal safe-haven memerlukan sesuatu yang bisa memicu lompatan awal memulai kembali tren naik harga jangka pendek.

Emas berjangka bulan Agustus terakhir turun $7.40 per ons pada $1,727.80. Sementara emas Antam di tawarkan beli pada Rp 900.000,- per gram, naik Rp 5000,-

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah turun sedikit pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Minat terhadap resiko kelihatannya sedikit mereda pada akhir dari minggu ini dengan kenaikan kasus Covid-19 dibanyak negara bagian AS, yang memicu keprihatinan bahwa negara-negara bagian tersebut harus kembali mengenakan restriksi lagi atas bisnis mereka dan publik. Laporan mengatakan bahwa gelombang kedua dari merebaknya pandemik di Beijing Cina telah dengan cepat dibatasi namun negara-negara lainnya mengalami kenaikan penyebaran virus.

Hal penting diluar dari pasar metal adalah stabilnya indeks dolar AS dan sedikit naiknya harga minyak mentah Nymex yang diperdagangkan disekitar $38 per barel.

Penurunan selanjutnya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,717.30 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,700.00 dan kemudian $1,689.13. Sedangkan kenaikannya kembali akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,743.80 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,750.00 dan kemudian $1,761.00.

Harga emas kembali turun pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat, bahkan pada saat pasar saham global berhenti sesaat dari rally-nya belakangan ini. Metal safe-haven memerlukan sesuatu yang bisa memicu lompatan awal memulai kembali tren naik harga jangka pendek.

Emas berjangka bulan Agustus terakhir turun $7.40 per ons pada $1,727.80. Sementara emas Antam di tawarkan beli pada Rp 900.000,- per gram, naik Rp 5000,-

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah turun sedikit pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Minat terhadap resiko kelihatannya sedikit mereda pada akhir dari minggu ini dengan kenaikan kasus Covid-19 dibanyak negara bagian AS, yang memicu keprihatinan bahwa negara-negara bagian tersebut harus kembali mengenakan restriksi lagi atas bisnis mereka dan publik. Laporan mengatakan bahwa gelombang kedua dari merebaknya pandemik di Beijing Cina telah dengan cepat dibatasi namun negara-negara lainnya mengalami kenaikan penyebaran virus.

Hal penting diluar dari pasar metal adalah stabilnya indeks dolar AS dan sedikit naiknya harga minyak mentah Nymex yang diperdagangkan disekitar $38 per barel.

Penurunan selanjutnya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,717.30 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,700.00 dan kemudian $1,689.13. Sedangkan kenaikannya kembali akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,743.80 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,750.00 dan kemudian $1,761.00. PT Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.