Rekomendasi Harga Emas 15 April 2020: Tren Naik Berlanjut Setelah Paskah

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Harga emas berjangka Comex bulan Juni diperdagangkan sempat mencapai ketinggian baru 7,5 tahun di $1,785.00 dalam perdagangan semalam hari Selasa kemarin. Permintaan “safe-haven” masih terus mendorong naik harga emas, dengan ekonomi global masih dalam keadaan goyah.

Emas berjangka bulan Juni terakhir diperdagangkan turun sedikit $0.90 per ons pada $1,760.20. Sementara emas spot diperdagangkan di harga $1,727.68 dan emas Antam ditawarkan beli pada Rp 948.000,- per gram, turun Rp 4000,-.

Pasar saham global kebanyakan naik pada perdagangan semalam. Indesk saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Setelah liburan Paskah, kelihatannya semakin banyak negara-negara di Amerika Utara dan Eropa mengalami pembalikan arah dalam tren perkembangan dari pandemik Covid-19. Gubernur New York Cuomo mengatakan pada hari Senin bahwa negara bagiannya telah melewati yang terburuk dari pandemik. Pusat-pusat pergerakan Covid-19 lainnya di Amerika Serikat juga menunjukkan tanda-tanda penurunan. Seorang pejabat kesehatan AS yang terdepan sekarang bisa berkata bahwa kegiatan ekonomi Amerika Serikat kemungkinan besar sudah bisa dibuka kembali pada permulaan bulan Mei.

Laporan-laporan penghasilan dari perusahaan-perusahaan besar sekarang sudah mulai bisa dirilis, yang akan menunjukkan dampak awal dari pandemik Covid-19. Sementara indeks dolar AS kembali melemah.

Cina melaporkan penurunan dari ekspor dan impornya yang kurang daripada yang diperkirakan.

Pergerakan naik harga emas mengalami keuntungan tehnikal jangka pendek yang kuat yang menunjukkan pergerakan naik akan masih berlanjut dalam jangka pendek dengan “resistance” terdekat berada pada $1,785.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,800.00 sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat pada $1,750.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,724.20 dan kemudian $1,700.00.

Harga emas berjangka Comex bulan Juni diperdagangkan sempat mencapai ketinggian baru 7,5 tahun di $1,785.00 dalam perdagangan semalam hari Selasa kemarin. Permintaan “safe-haven” masih terus mendorong naik harga emas, dengan ekonomi global masih dalam keadaan goyah.

Emas berjangka bulan Juni terakhir diperdagangkan turun sedikit $0.90 per ons pada $1,760.20. Sementara emas spot diperdagangkan di harga $1,727.68 dan emas Antam ditawarkan beli pada Rp 948.000,- per gram, turun Rp 4000,-.

Pasar saham global kebanyakan naik pada perdagangan semalam. Indesk saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Setelah liburan Paskah, kelihatannya semakin banyak negara-negara di Amerika Utara dan Eropa mengalami pembalikan arah dalam tren perkembangan dari pandemik Covid-19. Gubernur New York Cuomo mengatakan pada hari Senin bahwa negara bagiannya telah melewati yang terburuk dari pandemik. Pusat-pusat pergerakan Covid-19 lainnya di Amerika Serikat juga menunjukkan tanda-tanda penurunan. Seorang pejabat kesehatan AS yang terdepan sekarang bisa berkata bahwa kegiatan ekonomi Amerika Serikat kemungkinan besar sudah bisa dibuka kembali pada permulaan bulan Mei.

Laporan-laporan penghasilan dari perusahaan-perusahaan besar sekarang sudah mulai bisa dirilis, yang akan menunjukkan dampak awal dari pandemik Covid-19. Sementara indeks dolar AS kembali melemah.

Cina melaporkan penurunan dari ekspor dan impornya yang kurang daripada yang diperkirakan.

Pergerakan naik harga emas mengalami keuntungan tehnikal jangka pendek yang kuat yang menunjukkan pergerakan naik akan masih berlanjut dalam jangka pendek dengan “resistance” terdekat berada pada $1,785.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,800.00 sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat pada $1,750.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,724.20 dan kemudian $1,700.00. Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.