Rekomendasi Harga Emas 14 – 18 September 2020: Koreksi Turun Jangka Pendek Ditengah Tren Naik Jangka Panjang

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Ketangguhan di pasar emas dengan harga emas bangkit dari “support” yang kritikal menimbulkan optimisme bahwa metal berharga ini masih bisa menembus rintangannya dan naik kembali pada minggu ini.

Emas berjangka kontrak bulan Desember diperdagangkan di $1,940 per ons, naik lebih dari 1% dari awal minggu lalu.

Sepanjang diperdagangkan diatas $1,941 per ons, tren naik harga emas masih utuh.

Tekanan inflasi masih terus menekan imbal hasil riil, yang merupakan lingkungan yang positip bagi pasar emas. Namun, dipihak lain, dalam jangka pendek perlu diawasi menguatnya indeks dolar AS. Dolar AS belakangan ini telah memperoleh pijakan untuk naik dan ini merupakan penghalang bagi kenaikan harga emas.

Ditengah grafik tehnikal yang “bearish”, emas bisa bertahan di atas garis “support” yang kritikal bahkan di tengah lingkungan saham dan dolar AS yang menguat. Suatu pasar yang tidak bisa turun tidak akan membuat harga turun. Jadi ada sesuatu yang menopang harga emas, kemungkinan adalah semua ketegangan dan ketidakpastian dipasar.

Minggu ini sentimen pasar akan sangat tergantung kepada langkah terbaru dari Federal Reserve AS yang akan mengadakan pertemuan FOMC. Ini adalah pertemuan pertama sejak bank sentral AS ini mengumumkan target inflasi yang baru diatas 2%. Target inflasi the Fed yang baru dan fokus the Fed dalam mempromosikan pekerjaan yang penuh menciptakan tren naik jangka panjang bagi emas.

Kemungkinan pada FOMC minggu ini the Fed akan kembali memberikan signal yang “dovish” melalui perkataan Quantitative Easing yang akan mendukung naik metal berharga. Terlepas dari signal yang akan diberikan oleh the Fed, tingkat bunga riil masih akan tetap negatif sehingga memberikan lingkungan yang menarik buat emas sebagai asset yang tidak memberikan imbal hasil.

Disamping pertemuan FOMC Federal Reserve AS, data-data ekonomi yang akan keluar antara lain Penjualan Ritel, Klaim Pengangguran dan Consumer Sentiment Index.

Statistik penjualan ritel untuk bulan Agustus akan dipublikasikan dan diperkirakan akan mengalami kenaikan moderat dari bulan sebelumnya.

Klaim pengangguran mingguan akan diperhatikan para investor apakah akan terus turun dibawah 1 juta.

Consumer Sentiment Index untuk bulan Desember diperkirakan naik dari kerendahannya pada bulan Agustus yang lalu di 74.1 mengarah kepada kenaikan belanja yang baru di 76.

Penurunan harga emas akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,927 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,910 dan kemudian $1,874. Sedangkan kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,954 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,970 dan kemudian $2,000. Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.