Rekomendasi Harga Emas 12 Juni 2020: Naik Karena Permintaan Safe-Haven

Rifan Financindo

EUR/USD diperdagangkan naik ke atas 1.1350 dengan bank sentral AS the Fed tetap mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah dan mempertahankan jaminan akan tetap melakukan apapun untuk menjaga ekonomi tetap naik. Namun, niat the Fed untuk mempertahankan tingkat suku bunga tetap rendah paling tidak dalam dua tahun ke depan yang menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi akan mengambil waktu yang lama, setelah krisis selesai, telah menekan dolar AS.

Saham-saham mengalami penurunan menjealng pembukaan perdagangan sesi AS. Sementara itu, klaim pengangguran mingguan AS yang berakhir pada tanggal 5 Juni muncul di 1.54 juta, sedikit lebih baik daripada yang diperkirakan di 1.55 juta. Sementara permintaan akan dolar AS terbatas.

Kenaikan EUR/USD disebabkan juga karena matauang euro masih terus tertopang oleh rencana stimulus dari Jerman sebesar €130 miliar, dan pertambahan dana ECB terhadap Pandemic Emergency Purchase Program (PEPP) senilai €600 miliar sehingga sekarang mencapai €1.35 triliun. ECB membawa program pembelian obligasi mencapai €1.35 triliun ini dalam usaha untuk membantu negara-negara anggota untuk membangun kembali ekonominya setelah dihantam pandemik coronavirus.

Selain itu kasus baru dan kematian karena coronavirus tetap bisa ditekan di Eropa yang terus melanjutkan kembali ke normal dengan sangat hati-hati. Sementara di AS, California mengalami peningkatan orang yang masu ke RS – mencapai yang tertinggi dalam satu bulan – mengikuti langkah-langkah dari Texas. Selain itu masih ada keprihatinan di Florida yang terus berlangsung selama beberapa hari.

Secara keseluruhan dukungan masih lebih banyak ke matauang euro daripada ke dolar AS, dengan “resistance” terdekat berada di 1.1426 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1474 dan kemudian 1.1574. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1326 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1274 dan kemudian 1.1220.

EUR/USD diperdagangkan naik ke atas 1.1350 dengan bank sentral AS the Fed tetap mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah dan mempertahankan jaminan akan tetap melakukan apapun untuk menjaga ekonomi tetap naik. Namun, niat the Fed untuk mempertahankan tingkat suku bunga tetap rendah paling tidak dalam dua tahun ke depan yang menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi akan mengambil waktu yang lama, setelah krisis selesai, telah menekan dolar AS.

Saham-saham mengalami penurunan menjealng pembukaan perdagangan sesi AS. Sementara itu, klaim pengangguran mingguan AS yang berakhir pada tanggal 5 Juni muncul di 1.54 juta, sedikit lebih baik daripada yang diperkirakan di 1.55 juta. Sementara permintaan akan dolar AS terbatas.

Kenaikan EUR/USD disebabkan juga karena matauang euro masih terus tertopang oleh rencana stimulus dari Jerman sebesar €130 miliar, dan pertambahan dana ECB terhadap Pandemic Emergency Purchase Program (PEPP) senilai €600 miliar sehingga sekarang mencapai €1.35 triliun. ECB membawa program pembelian obligasi mencapai €1.35 triliun ini dalam usaha untuk membantu negara-negara anggota untuk membangun kembali ekonominya setelah dihantam pandemik coronavirus.

Selain itu kasus baru dan kematian karena coronavirus tetap bisa ditekan di Eropa yang terus melanjutkan kembali ke normal dengan sangat hati-hati. Sementara di AS, California mengalami peningkatan orang yang masu ke RS – mencapai yang tertinggi dalam satu bulan – mengikuti langkah-langkah dari Texas. Selain itu masih ada keprihatinan di Florida yang terus berlangsung selama beberapa hari.

Secara keseluruhan dukungan masih lebih banyak ke matauang euro daripada ke dolar AS, dengan “resistance” terdekat berada di 1.1426 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1474 dan kemudian 1.1574. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1326 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1274 dan kemudian 1.1220.

Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.