Rekomendasi Emas 19 Februari 2021: Naik Karena Koreksi Normal Setelah Turun Jauh

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga emas berjangka naik moderat pada awal perdagangan sesi AS karena koreksi naik secara normal di dalam suatu tren penurunan dan masuknya sebagian orang yang suka membeli dari bawah – bargain hunter – setelah metal berharga kuning ini menyentuh level terendah selama 2,5 bulan pada hari Rabu. Harga perak turun sedikit namun pasar perak tidak terpukul keras seperti emas belakangan ini.

Emas berjangka kontrak bulan April naik $10.10 ke $1,782.90 per ons. Sementara perak Comex bulan Maret turun $0.07 ke $27.265 per ons.

Pasar saham global bervariasi namun kebanyakan melemah dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Meskipun demikian, minat terhadap risiko masih banyak di pasar pada saat ini dan hal ini adalah faktor “bullish” bagi saham

Namun, naiknya imbal hasil dari obligasi pemerintah AS yang menjadi fokus pasar pada minggu ini telah membuat pergerakan naik harga saham menjadi terganggu. Imbal hasil Treasury 10 tahun AS mencapai level tertinggi dalam setahun pada awal minggu ini dan sekarang berada di level 1.282%. Jika imbal hasil Treasury AS terus naik, maka investor lebih memilih imbal hasil yang naik ini.

“Support” terdekat menunggu di $1,775.10 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,767.90 dan kemudian $1,750.00. “Resistance” terdekat menunggu di $1,800.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,817.20 dan kemudian $1,827.10. Rifanfinancindo.

Harga emas berjangka naik moderat pada awal perdagangan sesi AS karena koreksi naik secara normal di dalam suatu tren penurunan dan masuknya sebagian orang yang suka membeli dari bawah – bargain hunter – setelah metal berharga kuning ini menyentuh level terendah selama 2,5 bulan pada hari Rabu. Harga perak turun sedikit namun pasar perak tidak terpukul keras seperti emas belakangan ini.

Emas berjangka kontrak bulan April naik $10.10 ke $1,782.90 per ons. Sementara perak Comex bulan Maret turun $0.07 ke $27.265 per ons.

Pasar saham global bervariasi namun kebanyakan melemah dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Meskipun demikian, minat terhadap risiko masih banyak di pasar pada saat ini dan hal ini adalah faktor “bullish” bagi saham

Namun, naiknya imbal hasil dari obligasi pemerintah AS yang menjadi fokus pasar pada minggu ini telah membuat pergerakan naik harga saham menjadi terganggu. Imbal hasil Treasury 10 tahun AS mencapai level tertinggi dalam setahun pada awal minggu ini dan sekarang berada di level 1.282%. Jika imbal hasil Treasury AS terus naik, maka investor lebih memilih imbal hasil yang naik ini.

“Support” terdekat menunggu di $1,775.10 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,767.90 dan kemudian $1,750.00. “Resistance” terdekat menunggu di $1,800.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,817.20 dan kemudian $1,827.10. Rifanfinancindo.

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.