Rekomendasi Emas 13 Januari 2020: Naik Karena Koreksi Normal

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Harga emas naik moderat pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat karena koreksi normal setelah mengalami kerugian yang besar pada hari Jumat minggu lalu. Kelihatannya ada permintaan safe-haven pada minggu ini karena ada potensi badai akan datang. Emas berjangka bulan Februari diperdagangkan naik $8.60 pada $1,859.30 per ons.

Pasar saham kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Para trader dan investor sedang mempertimbangkan akan berakhirnya kenaikan pandemic Covid – 19 pada musim semi dan vaksinisasi yang bergerak lebih cepat, serta belanja pemerintah yang diimplementasikan oleh kongres yang dikontrol oleh Demokrat, terhadap ketidak pastian yang terbentang di depan yaitu kemungkinan Trump mendapatkan impeachment yang akan bisa menimbulkan keresahan rakyat di Amerika Serikat serta tetap naiknya pandemik di AS dan negara – negara lain.

Pasar belakangan ini melihat kenaikan imbal hasil Treasury AS yang menyentuh 1.16%. Kenaikan ini tidaklah merupakan inflasi yang mengkuatirkan. Namun, arahnya dan kenaikannya perlu mendapatkan perhatian. Inflasi yang tinggi biasanya merupakan musuh dari pasar saham dan teman dari pasar komoditi.

Indeks dolar AS mendekati stabil sementara minyak mentah berjangka Nymex naik dan menyentuh ketinggian 10 bulan diperdagangkan disekitar $53.00 per barel.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,864.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,875.00 dan kemudian $1,900.00. “Support” terdekat menunggu di $1,841.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,827.80 dan kemudian $1,800.00.

Harga emas naik moderat pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat karena koreksi normal setelah mengalami kerugian yang besar pada hari Jumat minggu lalu. Kelihatannya ada permintaan safe-haven pada minggu ini karena ada potensi badai akan datang. Emas berjangka bulan Februari diperdagangkan naik $8.60 pada $1,859.30 per ons.

Pasar saham kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Para trader dan investor sedang mempertimbangkan akan berakhirnya kenaikan pandemic Covid – 19 pada musim semi dan vaksinisasi yang bergerak lebih cepat, serta belanja pemerintah yang diimplementasikan oleh kongres yang dikontrol oleh Demokrat, terhadap ketidak pastian yang terbentang di depan yaitu kemungkinan Trump mendapatkan impeachment yang akan bisa menimbulkan keresahan rakyat di Amerika Serikat serta tetap naiknya pandemik di AS dan negara – negara lain.

Pasar belakangan ini melihat kenaikan imbal hasil Treasury AS yang menyentuh 1.16%. Kenaikan ini tidaklah merupakan inflasi yang mengkuatirkan. Namun, arahnya dan kenaikannya perlu mendapatkan perhatian. Inflasi yang tinggi biasanya merupakan musuh dari pasar saham dan teman dari pasar komoditi.

Indeks dolar AS mendekati stabil sementara minyak mentah berjangka Nymex naik dan menyentuh ketinggian 10 bulan diperdagangkan disekitar $53.00 per barel.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,864.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,875.00 dan kemudian $1,900.00. “Support” terdekat menunggu di $1,841.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,827.80 dan kemudian $1,800.00. PT Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

rifan financindo