PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Penguatan Dolar AS Hentikan Keperkasaan Emas

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga emas tergelincir dari level tertinggi dalam empat bulan pada perdagangan Selasa karena penguatan nilai tukar dolar AS. Sebelumnya dolar AS mencapai level terendah dalam tiga tahun terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Mengutip Reuters, Rabu (17/1/2018), harga emas di pasar spot turun 0,2 persen ke US$ 1.337,04 per ounce pada pukul 1:35 siang waktu London. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas mencapai puncak tertinggi dalam empat bulan di US$ 1.344,44 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup naik US$ 2,20 per ounce atau 0,2 persen ke level US$ 1.337,10 per ounce.

Harga emas tertekan setelah dalam empat hari sebelumnya terus mengalami penguatan karena pelemahan dolar AS. pelemahan dolar AS ini membuat harga emas lebih murah bagi mereka yang bertransaksi dengan mata uang di luar dolar AS.

“Pasar emas telah mendapatkan banyak momentum selama beberapa sesi terakhir. Jadi dapat dimengerti kalau beberapa mengambil momentum dengan aksi ambil untung,” jelas analis komoditas senior RJO Futures di Chicago, Phillip Streible.

Pada perdagangan sebelumnya harga emas mencapai puncak tertinggi dalam empat bulan terpicu melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dalam tiga tahun.

Logam mulia ini telah naik untuk minggu kelima berturut-turut pada pekan lalu sebesar 1,4 persen.

“Kami melihat penurunan yang stabil dalam dolar Amerika Serikat buka karena ini melemah tapi karena Bank Sentral Eropa membuat mata uangnya menarik di akhir tahun,” kata Bart Melek, kepala Komoditas Strategis TD Securities di Toronto.  Rifanfinancindo.

 

Sumber : Liputan 6