PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA



This is default featured slide 1 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 2 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 3 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 4 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 5 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

 

Orangtua Perlu Rahasiakan 6 Informasi Keuangan Ini kepada Anak

Rifan Financindo

 

Rifan Financindo – Ketika memiliki anak juga penting mengajarkannya soal keuangan. Pelajaran mendasar soal uang akan membantu anak untuk mengelola keuangan mulai dari menabung, belanja, dan bahkan investasi.

Akan tetapi, ada banyak hal soal keuangan keluarga yang semestinya anak tidak perlu tahu meski mereka penasaran. Informasi soal pendapatan, utang dan belanja dapat membingungkan bagi anak terutama masih kecil.

Anak dapat saja tidak sengaja membocorkannya, padahal keuangan keluarga mesti rahasia. Namun, anak yang sudah memasuki usia remaja dapat keuntungan belajar dari situasi keuangan orangtuanya.

Mereka dapat mengetahui apa artinya mencari uang. Namun, kalau bagi anak yang masih kecil sebaiknya tidak memberikan informasi soal keuangan. Berikut hal yang sebaiknya anak tidak perlu tahu seperti dikutip dari laman wisebread, Kamis (9/11/2017):

1. Pendapatan

Anak sebaiknya tidak perlu tahu berapa banyak uang yang Anda hasilkan. Yang perlu mereka ketahui adalah kalau Anda mencintai dan merawat mereka dengan kasih sayang. Anak yang masih kecil terutama belum tahu arti nilai uang.

Anak-anak juga memiliki kebiasaan berbicara kepada sesama teman untuk saling membicarakan sesuatu hal. Anda tidak ingin anak menyombongkan diri kepada anak lainnya.

Anak dinilai akan lebih baik belajar kalau kebahagiaan dan keamanan keuangan tidak ada hubungannya dengan pendapatan. Ini sebaiknya belajar mengenai menabung, menjadi amal untuk orang lain dan tentang menghargai apa yang Anda miliki.

2. Utang

Utang dapat menjadi sumber utama masalah dan stres bagi keluarga. Padahal masalah keuangan biasanya orangtua yang pegang dan atasi.Kekhawatiran tentang bagaimana melunasi tagihan kartu kredit dan membayar tagihan utang adalah kekhawatiran Anda, dan bukan anak.

Mungkin ada kejadian ketika Anda harus jujur kepada anak jika ada masalah uang, dan anak yang lebih besar dapat memperoleh manfaat dari pengelolaan uang, kartu kredit dan biaya pinjaman. Akan tetapi selama Anda bisa memberikan dan merawat anak-anak Anda, sebaiknya mereka tidak sadar akan beban keuangan Anda.

3. Biaya rumah

Harga rumah merupakan informasi publik, tapi itu tidak berarti Anda perlu memberitahukannya kepada anak. Salah satu hal yang anak perlu tahu yaitu mengenai perlindungan di rumah.

Adapun apa yang Anda bayar untuk rumah sesuai kemampuan sebaiknya yang tahu hanya orangtua, dan agen real real estate. Sebaiknya tidak terlalu banyak memberitahukan informasi secara detil mengenai utang properti. Jika mereka mendapat petunjuk mengenai utang properti untuk membayar utang maka dapat timbulkan kegelisahan.

4. Harga kado

Anak memiliki cara untuk percaya kalau barang paling mahal selalu yang terbaik. Mereka akan menolak sesuatu jika Anda mendapatkannya dengan diskon besar.

Jadi orangtua sebaiknya tidak menunjukkan nilai barang untuk kado yang diberikan. Dengan menyembunyikan biaya barang yang Anda beli untuk anak, mereka akan lebih evaluasi kelebihan hadiah ketimbang harganya.

5. Biaya hidup saat orangtua bercerai

Jika Anda dan pasangan bercerai, mungkin akan ada pembagian soal tunjangan kepada anak dan sebagainya. Biaya ini biasanya ditentukan oleh pengadilan dan bisa menjadi sumber utama ketegangan antara orangtua.

Sebaiknya anak tidak dibiarkan untuk menyadari setiap drama dan konflik yang dialami orangtua. Mungkin menyenangkan bagi anak kalau mereka tetap mendapatkan dukungan dari orangtuanya.

6. Uang pensiun

Misalkan Anda menabung secara rutin untuk masa pensiun dan memiliki sejumlah uang untuk disimpan. Ketika anak perempuan Anda ingin beli mainan, dan Anda tidak bisa membeli mainan tersebut karena terlalu mahal. Ketika anak tahu mengenai tabungan masa pensiun Anda, mungkin ini akan membingungkan bagi anak. Karena mereka mengetahui kalau Anda punya tabungan dalam jumlah besar tetapi tidak bisa belikan mainan.

Bila seorang anak mengetahui orangtuanya punya tabungan yang besar, ini dapat membuat anak jadi manja dan berbohong untuk mendapatkan hal yang diinginkan. Jadi sebaiknya Anda menyimpan informasi tentang rencana pensiun Anda. Rifan Financindo.

 

 

 

 

Sumber : Liputan 6

10 Hal Penting Ketika Punya Kartu Kredit Pertama Kali

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Kartu kredit dianggap cukup membantu dan memudahkan berbagai pihak dalam bertransaksi. Namun, beberapa orang juga ada yang kerepotan sama kartu kredit karena tidak tahu cara mengelola penggunaannya dengan baik dan benar.

Sebelum mengaktifkan kartu kredit yang sudah Anda terima, ada baiknya memahami hal-hal berikut agar tidak merasa dirugikan di kemudian hari seperti dikutip dari Swara Tunaiku:

1. Memengaruhi riwayat keuangan

Dikutip, kalau Anda nasabah yang bersih dari tunggakan meskipun rutin menggunakan kartu kredit, riwayat keuangan Anda di bank akan baik. Sebaliknya, jika pembayaran selalu menunggak bahkan sampai tidak terbayar, akan sulit bagi Anda untuk bertransaksi selanjutnya.

2. Jenis kartu kredit, “aman” dan “tidak aman”

Kartu kredit terbagi menjadi dua jenis, kartu kredit yang biasa dan “secured”. Pada kartu kredit “secured” sudah ada nominal tertentu yang dijadikan deposito. Sehingga ada jaminan sekiranya nasabah tidak membayar sesuai perjanjian. Sebaiknya yang baru menggunakan kartu kredit memilih jenis ini agar lebih aman.

3. Keuntungan pemegang kartu

Seringkali kartu kredit menawarkan hadiah voucher belanja atau potongan pada transaksi lainnya. Sebagai pengguna, Anda punya hak untuk mendapat benefit tersebut. Hanya saja tidak semua info diberikan langsung, maka harus rajin membaca promo atau informasi yang biasanya disampaikan via pesan singkat/email.

4. Berhati-hati dengan bunga

Meminjam uang dari kartu kredit ataupun membeli barang cicilan dengan bunga tertentu akan menambah besar tunggakan tagihan. Oleh karena itu, perhatikan selalu besaran bungan yang ditetapkan tiap transaksi.

5. Bayar sesuai tagihan

Akan jauh lebih merepotkan di kemudian hari jika anda hanya membayar minimum payment di tagihan setiap bulan. Sementara pengeluaran terus meningkat dan tagihan yang dibayarkan seminim mungkin, maka utang pun akan terus membengkak.

6. Berbahaya bagi anak muda

Terutama bagi yang masih belum punya penghasilan sendiri, memegang kartu kredit bisa jadi masalah besar. Rutinitas pergi ke tempat hiburan atau pusat perbelanjaan biasanya jadi lokasi yang paling cepat menghamburkan uang dengan kartu kredit.

Maka, remaja perlu diedukasi dulu sebelum diberikan fasilitas kartu kredit dan sebaiknya diawasi juga pemakaiannya oleh orang tua.

7. Biaya tahunan

Sebelum mengisi formulir pengajuan, pastikan anda sudah bertanya tentang biaya tahunan kartu kredit. Biaya ini tidak terlalu besar, tapi akan tetap berpengaruh pada pengeluaran, apalagi kalau memiliki kartu kredit lebih dari satu.
2 dari 3 halaman
Selanjutnya

8. Pembayaran tepat waktu

Selain membayar sesuai tagihan, bukan sesuai minimum payment, sebagai pengguna kartu kredit juga anda harus disiplin untuk membayar setiap bulannya. Hindari penundaan membayar ke bulan-bulan berikutnya karena akhirnya harus tetap dibayar juga.

9. Perhatikan limit

Pakailah kartu kredit sesuai kebutuhan. Jika tidak ada kebutuhan mendesak yang harus dibeli dengan kartu kredit, maka tidak usah digunakan. Pemakaian ini terkait limit yang dimiliki tiap kartu, tentu tidak harus dihabiskan limit yang ada setiap bulannya.

10. Sistem pembayaran

Poin terpenting dari pemakaian kartu kredit adalah ketahui sistem pembayaran tagihan, keuntungan, dan konsekuensi dari setiap bentuk transaksi. Pastikan kartu kredit anda bisa bermanfaat dan bukan menambah beban keuangan.

Gaji Naik, Pengeluaran Ikut Bertambah? Lakukan 5 Siasat Ini

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Wajar, sih, sebenarnya kalau kamu ingin membahagiakan diri serta menghadiahi dirimu sendiri atas kerja keras yang sudah kamu lakukan. Cuma, kalau enggak ada remnya, kebiasaan tersebut akan membuatmu susah sendiri nantinya.

Kenapa? Karena kalau keinginan semacam itu terus-terusan dituruti, selama uang kamu belum habis, kebiasaan itu juga enggak akan habis. Kamu pasti punya deh teman yang begitu. Gajinya di atas rata-rata, tapi enggak bisa nabung. Atau, bahkan itu kamu sendiri?

Nah, untuk menjaga gaji enggak cepat musnah, berikut ada beberapa kebiasaan yang bisa kamu lakukan seperti dikutip dari Swara Tunaiku:

1. Segera lunasi utang!

Kedengarannya memang agak aneh. Bukannya kalau dipakai buat bayar utang, gajinya jadi makin cepat habis? Iya betul sih. Tapi, semakin cepat kamu melunasi utangmu, semakin cepat juga kamu bisa mengamankan uangmu di masa mendatang. Makin cepat dilunasi, makin kecil juga jumlah bunga yang perlu kamu bayarkan.

Kalau kamu memiliki beberapa utang, prioritaskan membayar utang yang bunganya paling besar. Kalau kamu pernah meminjam uang dari saudara, sahabat, atau rekan kerja, jangan lupa juga untuk melunasinya.

Kamu enggak mau kan hubungan kamu dengan orang terdekatmu jadi renggang karena masalah utang?

2. Siapkan pos-pos keuangan

Kebiasaan yang satu ini juga enggak kalah pentingnya. Kalau gajimu naik, mulailah berpikir untuk menabung dana pensiun. Misalnya, lewat Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang sekarang tersedia di bank-bank maupun perusahaan asuransi jiwa.

Dana pendidikan anak itu jangan sampai enggak disiapkan. Biaya sekolah dan kuliah itu akan terus naik setiap tahunnya.

3. Pertahankan gaya hidup

Biasanya, gaji naik, gaya hidup juga ikut naik. Hal yang seperti ini harus benar-benar kamu hindari. Jangan karena gaji kamu naik terus enggak bisa lagi makan di warteg. Membeli barang yang kamu inginkan enggak masalah sesekali, tapi jangan sampai anggaran kamu jebol.

Pertahankan gaya hidup dan pengeluaran bulananmu sebelum naik gaji. Tak harus beli kendaraan baru kalau yang lama masih layak pakai. Enggak perlu setiap hari ke restoran kalau biasanya makan di warteg pun enggak masalah. Masih banyak cara untuk memanfaatkan uangmu.

4. Berinvestasi

Tentunya setiap orang ingin uangnya bisa bertambah banyak tanpa perlu bekerja tambahan. Hal itu bisa sebenarnya dilakukan. Yang pasti hal itu enggak mungkin terjadi kalau kamu menghabiskan uangnya untuk hal yang konsumtif.

Kalau kamu ingin uangmu tambah banyak tanpa bekerja, mulailah berinvestasi. Carilah investasi yang cocok denganmu.

5. Sediakan dana darurat

Yang ini sepertinya enggak begitu dipikirin oleh orang kebanyakan, apalagi kalau masih sendiri, belum ada tanggungan. Bukannya ingin menakut-nakuti, tapi kan kamu enggak tau kapan musibah menghampiri hidupmu.

Tiba-tiba kendaraan kamu rusak dan butuh biaya perbaikan, bagaimana? Lain waktu ponselmu yang rusak dan harus ganti baru, bagaimana? Kalau itu masih biasa saja menurut kamu, bagaimana kalau tiba-tiba kamu di-PHK dari pekerjaan?

Daripada kelabakan cari tempat berutang, ada baiknya kamu memulai menyiapkan dana darurat dari sekarang. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Itu beberapa tips yang kamu bisa terapkan ketika menerima kenaikan gaji.

Kamu punya tips lain yang kira-kira berguna juga? Bagikan di  kolom komentar, ya, siapa tahu berguna juga bagi yang lain. Rifanfinancindo.

 

 

 

Sumber : Liputan 6

10 Negara Teraman jika Perang Nuklir AS-Korut Pecah, Indonesia?

Rifan Financindo

 

Rifan Financindo – Perang retorika antara Donald Trump dengan Kim Jong-un belum ada tanda usai. Baru-baru ini, dalam kunjungan Trump ke sejumlah negara Asia Pasifik, pemimpin Korea Utara kembali mengeluarkan ancaman nuklir terbaru.

Tak cuma itu, pada 4 November 2017, Iran merayakan 38 tahun perebutan Kedubes AS di Teheran sambil membawa rudal.

Belum lagi sejumlah sanksi yang dijatuhkan AS ke Rusia. Dunia pun dibuat ketar-ketir.

Mengutip Indy100 pada Minggu (5/11/2017), melihat tindak-tanduk keempat negara itu, banyak orang percaya Perang Dunia III sudah di depan mata. Meskipun kapan perang, entah itu nuklir, ekonomi, atau siber tidak diketahui, ekspektasi adalah bahwa hal itu akan sangat, sangat buruk bak di ambang pintu.

Dengan demikian, sejumlah persiapan telah dilakukan. Antara lain, menyiapkan tempat persembunyian tahan bom.

Selain itu, tak sedikit orang mulai berpikir mengungsi ke negara yang aman jika perang pecah dalam waktu dekat.

Global Peace Index untuk tahun 2017 kembali mengeluarkan sejumlah negara yang sejauh ini masih dianggap paling aman, jika sewaktu-waktu Perang Dunia III pecah. Berikut 10 negara yang paling aman:

10. Irlandia

Negara ini memiliki militer netral semenjak 1930an. Jika Perang Dunia III sampai meletus, negara ini akan tetap menjunjung asas netralitas.

9. Swiss

Swiss memiliki sejarah netralitas militer tertua, yang didirikan pada saat Perjanjian Paris pada tahun 1815. Mereka belum pernah berpartisipasi dalam perang asing sejak saat itu.

Gunung-gunungnya menyulitkan invasi asing, menjadikannya tempat yang ideal untuk bersembunyi jika terjadi perang dunia.

8. Slovenia

Ketika menyangkut kelestarian diri, sumber tenaga panas, solar dan hidroelektrik yang dikembangkan Slovenia, berarti bahwa jika ada konflik internasional, mereka tidak perlu bergantung pada negara lain untuk mendapatkan energi.

Ditambah dengan fakta bahwa mereka sebagian besar berhasil menghindari Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Dengan demikian, Peace Global Index berasumsi bahwa mereka akan melanjutkan perilaku terisolasi ini dan menghindari konflik global.

7. Fiji

Sebuah pulau di Samudera Pasifik Selatan, Fiji secara geografis berada di tempat yang terisolasi, dan karenanya cukup aman. Negara itu tidak terkurung daratan, dan pemerintah secara tradisional menghindari konflik global.

6. Denmark

Denmark adalah outlier dalam daftar ini, meskipun mungkin diseret ke dalam perang melalui status mereka di North Atlantic Treaty Organization (di sisi Eropa). Tapi negara ini memiliki kartu truf: Greenland. Kawasan ini non-politis dan cukup jauh.

5. Austria

Austria menduduki peringkat pertama sebagai negara tersehat untuk pekerja asing.

Austria berada di urutan ke-4 dari 163 negara pada Indeks Perdamaian Global 2017. Jika itu tidak cukup untuk menarik perhatian Anda, perhatikan bahwa di daerah konflik, militerisasi dan masyarakat dan keamanan, angka tersebut di bawah 1,5 dari lima.

4. Portugal

Datang di posisi ketiga dalam Indeks Perdamaian Global, Portugal telah menjadi, menurut Politico, sebuah “oasis stabilitas”.

Far-right populism, yang menyapu seluruh Eropa, sebagian besar tidak ada di negara ini dan mereka terhindar dari konflik Perang Dunia II, membuat mereka stabil secara internal dan eksternal.

3. Selandia Baru

Salah satu hal terbaik yang terjadi untuk negara ini adalah komitmennya terhadap swasembada: mendapat lebih dari separuh listriknya dari pembangkit listrik tenaga air, dan memiliki lahan subur, membuat produksi tanaman. Dengan demikian, negara ini mungkin saja bertahan jikalau negara lain memutuskan hubungan.

Dengan lokasinya yang terpencil, Selandia Baru merupakan pilihan yang tepat untuk sebuah rumah jika terjadi perang dunia.

2. Kanada

Kanada adalah negara ke-8 yang paling damai di dunia menurut Indeks Perdamaian Global 2017.

Kanada bernilai 1: 5 untuk konflik domestik dan internasional, menjadikannya salah satu negara yang paling tidak terlibat dalam perang.

1. Islandia

Islandia mencetak angka satu di Indeks Perdamaian Global, menjadikannya negara paling damai di dunia.

Selain itu, negara ini secara geografis jauh dari kekuatan yang terlibat dalam konflik global (seperti Amerika, Korea Utara, Rusia dan Iran), menjadikannya tempat persembunyian terbaik.

Indonesia?

Indonesia dalam Indeks Perdamaian Global masuk dalam kategori Asia-Pasifik, di mana kawasan ini berada di peringkat ketiga setelah Eropa dan Amerika Utara.

Negara-negara di kawasan ini dianggap membuat peningkatan. Peringkat kedua, 10 dan 11 diduduki oleh Selandia Baru, Jepang dan Australia.

Sementara itu, Filipina berada di peringkat 138 dan Korea Utara 150, sebagai negara paling tidak aman.

Kambodia dianggap negara yang paling banyak kemajuannya. Sementara, Indonesia turun jauh peringkatnya dari 42 di tahun 2016 ke peringkat 52 pada tahun ini. Alasan jatuhnya peringkat Indonesia, menurut Institute for Economics and Peace adalah meningkatnya konflik horizontal di Tanah Air pada tahun 2017. Rifan Financindo.

 

 

 

Sumber : Liputan 6

Ingin Mulai Berbisnis Namun Tak Punya Banyak Uang? Coba Cara Ini

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Salah satu kendala utama memulai berbisnis ialah modal. Kebanyakan orang akhirnya mengurungkan niatnya memulai bisnis karena merasa tidak memiliki uang yang banyak.

Namun, tahukah Anda bahwa ternyata syarat harus memiliki uang yang banyak bukan berarti dapat menghancurkan mimpi Anda dalam memulai bisnis.

Ada beragam cara yang dapat Anda lakukan untuk memulai bisnis meski dengan uang yang sedikit sekalipun. Asal memiliki kombinasi keterampilan, etos kerja, dan pengetahuan pemasaran yang tepat semua itu menjadi hal yang mungkin.

Chris Guillebeau, penulis The $ 100 Startup mengatakan, “Untuk sukses dalam proyek bisnis, terutama yang Anda sukai, ada baiknya Anda memikirkan dengan cermat semua keterampilan yang Anda miliki yang dapat membantu orang lain dan terutama tentang kombinasi dari keterampilan itu.”

Lalu, cara apa saja yang dapat dilakukan agar tetap bisa memulai bisnis dengan sedikit uang? Dilansir dari laman entrepreneur.com, Jumat (3/11/2017), berikut beberapa cara agar dapat memulai bisnis dengan sedikit uang:

1. Membuat Sesuatu

Mungkin membuat sesuatu tetap membutuhkan biaya awal dalam persediannya. Namun seringkali, produk ini dapat berkali-kali dijual dengan biaya sebenarnya.

Apa yang ingin dibuat, itu adalah terserah Ada. Namun apapun karya handmade yang dibuat, Anda dapat coba menjualnya ke mana saja, baik secara langsung maupun secara online.

2. Menjual Ulang Sesuatu

Jika Anda menganggap diri Anda kurang mampu membuat sesuatu, coba saja bisnis dengan menjual kembali produk yang telah dibuat. Hal ini tentu lebih mudah dan bisa dilakukan melalui berbagai cara atau saluran.

3. Menjual Jasa

Salah satu cara untuk memulai bisnis dengan sedikit modal, atau bahkan tanpa modal ialah dengan menjual jasa. Ada berbagai macam layanan yang dapat Anda tawarkan, bergantung pada latar belakang dan minat Anda.

Beberapa jasa mungkin akan memerlukan tingkat lanjut, seperti akuntansi. Sementara yang lain hanya memerlukan sedikit pengetahuan tentang bagaimana hal itu dilakukan, seperti menjaga anak, memotong rumput, atau bantuan pribadi.

Karena Anda menjual layanan, maka Anda memerlukan rencana pencitraan merek untuk memastikan nama dan perusahaan Anda terkenal. Selain itu, Anda juga harus memiliki situs web untuk menunjukkan contoh karya Anda, mencantumkan pengalaman, dan blog tentang industri Anda untuk menarik pengunjung.

4. Barter untuk Mendapatkan Hal yang Anda Butuhkan

Sayangnya, sangat sulit memulai bisnis tanpa mengeluarkan modal sama sekali. Bahkan menciptakan bisnis penulisan lepas dengan memanfaatkan Elance, dan situs WordPress atau Wix gratis sekalipun tetap memerlukan komputer dan jaringan internet yang stabil.

Namun, Anda bisa tenang karena ada beberapa cara mendapatkan persediaan yang dibutuhkan untuk memulai bisnis tanpa uang. Misalnya, jika Anda membutuhkan laptop bekas, bisa mencoba barter untuk itu. Anda bisa coba menawarkan layanan pengasuh anak, mungkin saja Anda bisa mendapatkan laptop bekas dari tetangga.

5. Manfaatkan Layanan Berbiaya Rendah

Dalam mengembangkan bisnis, tentu iklan sangat berpengaruh dalam mengenalkan dan memperluas produk dan layanan yang Anda miliki. Oleh karena itu, dibutuhkan berbagai situs untuk dapat mengiklankannya.

Sebaiknya Anda memilih situs yang menawarkan jasa iklan dengan harga murah atau yang menawarkan diskon. Dengan demikian tentu Anda mendapat keuntungan lebih bukan?

Bagaimana? Cara-cara di atas cukup mudah untuk dilakukan bukan? Yuk segera terapkan agar bisa menjadi pembisnis sukses di masa mendatang.