PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Outlook Kalender Forex Minggu Ini

 

PT. Rifan Financindo Berjangka, Dolar AS kembali berada di bawah, menderita kerugian dalam berbagai tingkatan di keseluruhan matauang. Minggu ini data-data yang menonjol antara lain, order ?durable goods? AS, angka GDP dari Inggris dan AS dan juga simposium Jackson Hole. Berikut ini adalah outlook dari event-event utama dari kalender Forex minggu ini.

  1. New Home Sales AS: Selasa, 21:00. Penjualan rumah baru di bulan Juni mencapai 592.000. Sekarang diperkirakan akan terjadi penurun menjadi 575.000.
  2. Existing Home Sales: Rabu, 21:00. Kebanyakan penjualan rumah lama adalah rumah-rumah bekas tinggal. Sementara penjualan rumah lama kurang memicu aktifitas ekonomi dibandingkan dengan penjualan rumah baru, publikasinya tetap menggerakkan pasar. Di bulan Juni penjualan mencapai 5.570.000. Kali ini diperkirakan akan mencapai 5.550.000.
  3. German Ifo Business Climate: Kamis, 15:00.?Di bulan Juli iklim bisnis Ifo Jerman menunjukkan sentimen bisnis yang solid dengan skor 108.3. Dengan kenaikan di indikator ZEW, diperkirakan IFO berikut akan naik menjadi 108.5.
  4. Durable goods orders: Kamis, 19:30. Penjualan ?durable goods? merefleksikan investasi jangka panjang dan memberikan kontribusi terhadap GDP. Diperkirakan kali ini akan naik sebanyak 3.5% setelah terjadi penurunan sebanyak 3.9%.
  5. GDP Inggris: Jumat, 15:30. Pertumbuhan yang kuat di musim Semi diperkirakan akan di konfirmasi di dalam angka GDP yang kedua. Spekulasi yang lebih besar adalah mengenai GDP di kuartal ketiga setelah Bexit.
  6. GDP AS: Jumat, 19:30. Rilis pertama GDP 2016 kuartal kedua sangat mengecewakan. Ekonomi hanya bertumbuh 1.2% setahun, jauh lebih buruk daripada yang diperkirakan. Kali ini diperkirakan ekonomi AS akan turun lagi menjadi 1.1%.
  7. Janet Yellen berbicara: Jumat, para bankir bank sentral berkumpul di Jackson Hole Wyoming di Symposium sentral yang diorganisir oleh Kansas City Fed. Di masa lalu di jamannya Ben Bernanke dia menggunakan event ini untuk menjelaskan rencana untuk kebijakan moneter yang akan datang. Sekarang Yellen telah menghilangkan kemungkinan untuk memberikan pernyataan yang berani dan bahkan menghapuskannya. Tidak jelas apakah dia akan memberikan petunjuk kepada pasar. Meskipun demikian pasar akan mengikuti perkataannya. PT. Rifan Financindo Berjangka.

 

Sumber : Vibiznews