PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Nikkei Rebound Sedikit Setelah Anjlok ke 4.5 Bulan Terendah

Jum’at, 17 Oktober 2014

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Jumat pagi ini tampak mengalami pergerakan yang fluktuatif di kisaran positif-negatif (17/10). Bursa mengikuti arahan Wall Street yang dini hari tadi menghentikan fase penurunannya setelah James Bullard yang merupakan salah satu petinggi Fed menyatakan bahwa pembuat kebijakan harus mempertimbangkan menunda untuk mengakhiri program quantitative easing.

Hari ini indeks Topix terpantau mengalami kenaikan sebesar 0.1 persen menjadi 1196.38 poin. Indeks telah sempat mengalami peningkatan sebesar 0.5 persen dan juga melemah hingga 0.4 persen di awal perdagangan pagi ini. Indeks Topix mengarah untuk membukukan penurunan mingguan sebesar 3.9 persen.

Saham-saham blue chips masih diperdagangkan dengan mixed. Toyota Motor tampak mengalami penurunan sebesar 0.8 persen dan Canon ikut terpukul mundur sebesar 0.5 persen di awal perdagangan Jumat pagi ini. Sementara itu saham Sony tampak mengalami kenaikan signifikan sebesar 2 persen.

Saham lapis biru SoftBank pagi ini membukukan kenaikan signifikan sebesar 1.1 persen. Ada kabar bahwa perusahaan tersebut akan melakukan investasi sebesar 650 juta dollar di perusahaan asal India SnapDeal.

Indeks spot Nikkei dibuka rebound setelah kemarin berakhir anjlok tajam sebesar 2.2 persen dan ditutup pada level paling rendah dalam 4.5 bulan belakangan akibat kenaikan nilai tukar yen. Hari ini indeks spot terpantau mengalami peningkatan terbatas sebesar 23.97 poin atau 0.16 persen dan berada pada posisi 14762.35 poin.

Indeks berjangka Nikkei pagi ini dibuka pada posisi 14745 poin. Indeks berjangka dibuka naik tipis saja yaitu sebesar 15 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan kemarin kondisi melemah sempat membawa indeks berjangka tersebut anjlok dalam.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka di bursa saham pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami rebound terbatas. Indeks berjangka berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 14650 ? 14800 poin.

Sumber : Vibiznews

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN?
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia