PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Kilau Emas LLG Redup Jelang Akhir Juli

Senin, 21 Juli 2014

Harga emas LLG pada perdagangan pekan lalu terpantau ditutup melemah cukup signifikan secara agregat mingguan. Pelemahan harga emas pada pekan lalu didorong oleh kebijakan lanjutan oleh The Fed dan juga aksi profit taking oleh para investor.

Pergerakan harga emas LLG pada pekan lalu akhirnya memutus trend bullish secara agregat sepekan yang telah berlangsung hingga 6 pekan beruntun. Pergerakan yang cenderung terus menguat tersebut akhirnya berdampak pada aksi profit taking dalam skala signifikan sejak perdagangan awal pekan lalu. Terpantau pada hari pertama perdagangan pekan lalu, harga emas LLG anjlok hingga harga terendah sejak 19 Juni 2014.

Pelemahan signifikan pada hari pertama perdagangan pekan lalu, belum cukup untuk menjadi titik akhir pelemahan harga emas LLG. Pasca anjloknya harga di hari pertama perdagangan, harga emas LLG kian tergerus oleh rencana pemercepatan peningkatan suku bunga AS serta wacana pemberhentian pembelian obligasi pada Oktober 2014 oleh The FED. Hal tersebut berimbas pada penguatan Dollar AS dan juga pengurangan minat terhadap aset safe haven sehingga harga emas kian terpuruk.

Namun, pada pertengahan pekan, harga emas akhirnya dapat bergerak menguat meskipun belum ada fundamental positif kuat untuk sedikit menutup pelemahan signifikan pada dua hari pertama perdagangan pekan lalu. Terpantau pasca anjloknya harga pada dua hari pertama perdagangan, aksi beli teknikal memicu harga emas untu bangkit untuk kembali mendekat kisaran harga $1.300/t oz.

Walaupun pekan lalu terpantau tidak ada fundamental positif kuat pada pergerakan harga emas hingga pertengahan pekan, harga emas mendadak mendapatkan dorongan fundamental kuat akibat dorongan kisruh geopolitik global. Berita yang cukup mengagetkan dari tertembaknya maskapai Malaysia Airlines MH 17 di Ukraina, menjadi sentimen kuat yang mendorong harga emas naik signifikan hingga kembali menyentuh lebih dari kisaran $1.300/t oz. Penguatan signifikan harga emas akibat konflik tersebut, dilandasi oleh potensi semakin meningkatnya tensi konflik antara Ukraina dan Rusia pasca tertembaknya MH 17.

Dengan adanya fundamental positif kuat dari tertembaknya MH 17 di Ukraina, pada awalnya harga emas diperkirakan akan mampu bangkit dari potensi pelemahan pada awal pekan lalu. Namun, pergerakan melonjak signifikan pasca tragedi MH 17, terpantau membuat pergerakan emas memasuki masa lesu secara teknikal. Imbas dari hal tersebut, aksi profit taking kembali menggerus harga emas sehingga pergerakan harga emas yang telah bullish dalam 6 pekan terakhir, harus berakhir pekan lalu.

Pada perdagangan pekan lalu, harga emas LLG terpantau ditutup melemah signifikan secara agregat sepekan. Harga emas LLG ditutup turun 1,29% ke tingkat harga $1.310,60/t oz atau melemah $17,20/t oz.

Sedangkan pada perdagangan emas berjangka di Bursa Comex, harga emas berjangka juga terpantau ditutup melemah signifikan secara agregat sepekan. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Agustus 2014 turun hingga 2,09% ke tingkat harga $1.309,4/t oz atau melemah $28/t oz.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga emas akan kembali menguat pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh potensi aksi beli pasca anjloknya harga emas di akhir pekan lalu yang diperkuat oleh dorongan fundamental dari peristiwa penembakan MH 17. Terkait pergerakan harga emas, range normal diprediksi akan berada di kisaran $1.293-$1.334 baik pada emas LLG maupun emas berjangka Comex kontrak Agustus 2014.

Sumber : Vibiznews