PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Jepang Kembali Bukukan Defisit Perdagangan di Bulan Juni

Kamis, 24 Juli 2014

Pada perdagangan hari Kamis pagi di bursa saham Asia tampaknya akan dipengaruhi oleh sebuah rilis data dari Jepang (24/7). Data perdagangan dari negara tersebut menunjukkan kembali terjadi defisit perdagangan di bulan Juni lalu.

Selama dua tahun terakhir setiap bulan neraca perdagangan Jepang mengalami defisit. Ekspor tampak mengalami penurunan untuk dua bulan berturut-turut. Impor melesat kencang disebabkan tingginya impor energi.

Jepang membukukan defisit perdagangan sebesar 822.2 miliar yen (8.1 miliar dollar) pada bulan Juni lalu. Defisit perdagangan ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan prediksi analis yang hanya memperkirakan defisit sebesar 642.9 miliar yen.

Pada bulan Juni lalu ekspor di Jepang mengalami penurunan sebesar 2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada bulan Mei ekspor mengalami penurunan sebesar 2.7 persen.

Sementara itu impor mengalami peningkatan tahunan sebesar 8.4 persen, sesuai dengan ekspektasi. Pada bulan Mei lalu impor mengalami penurunan sebesar 3.6 persen.

Data defisit perdagangan dari Jepang ini diperkirakan akan mengakibatkan bursa saham cenderung melemah. Meskipun demikian pengaruhnya akan cenderung terbatas.

Sumber : Vibiznews