PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Indeks Saham Jepang Tekan Bursa Asia

 

PT. Rifan Financindo Berjangka, Tokyo – Bursa saham Asia melemah pada perdagangan saham Selasa pekan ini didorong penurunan saham di bursa Jepang. Bursa saham Asia turun dari level tertinggi dalam dua bulan seiring pelaku pasar menunggu hasil pertemuan kebijakan bank sentral Jepang.

Sektor saham energi dan tambang juga menyeret bursa saham tertekan lantaran harga minyak kembali melemah. Indeks saham MSCI Asia Pacific turun 0,3 persen pada pukul 09.24 waktu Tokyo. Didorong indeks saham Jepang Topix melemah 0,3 persen.

Indeks saham Australia/ASX 200 merosot 0,5 persen. Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,1 persen. Diikuti indeks saham Selandia Baru/NZX 50 mendaki 0,6 persen.

Indeks saham MSCI Asia Pasific turun pertama kali dalam empat hari ini dipicu penurunan indeks saham Jepang dan Australia. Yen juga sedikit berubah setelah ekonom memprediksi bank sentral Jepang akan menahan kebijakan suku bunga setelah mengumumkan penerapan suku bunga negatif pada Januari.

Selain itu, pelaku pasar juga menanti hasil keputusan bank sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve pada Rabu waktu setempat. Investor mulai mempertanyakan potensi intervensi bank sentral.

Hal itu mengingat bank sentral Jepang secara mengejutkan menerapkan suku bunga negatif pada Januari dan bank sentral Eropa melakukan stimulus sehingga pasar menghadapi situasi bervariasi dari bank sentral.

“Pasar terus resah atas sejumlah “senjata” bank sentral untuk meninggalkan dan meyakinkan tindakan preemptive untuk menjaga ekspansi global tetap di jalur,” ujar Mark Smith, Ekonom Senior, ANZ Bank Zealand Ltd seperti dikutip dari laman Bloomberg, Selasa (15/3/2016).

Ia menuturkan, sisi lain kegiatan ekonomi cukup baik sejauh ini tapi dengan inflasi rendah dapat memberikan risiko deflasi berkelanjutan.

 

 

Sumber : Liputan 6