PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Indeks Hang Seng Belum Bisa Manfaatkan Sentimen Positif dari Tiongkok

Selasa, 23 September 2014

Pada akhir perdagangan di bursa saham Amerika Serikat dini hari tadi terjadi penurunan yang signifikan (23/9). Bursa saham Wall Street berakhir mundur dan memberikan sentiment negative terhadap bursa-bursa saham kawasan Asia pagi ini. Volume perdagangan di Asia relative lebih rendah dari biasa karena hari ini bursa Jepang libur.

Pagi hari ini sentiment positif di Asia datang dari Tiongkok. Hari ini data HSBC Flash Manufacturing PMI menunjukkan angka 50.5 poin. Data tersebut lebih baik dibandingkan dengan prediksi yang sebelumnya memperkirakan PMI manufaktur awal akan berada pada angka 50.0. Di bulan Agustus lalu angka PMI manufaktur final tercatat berada di level 50.2 poin. Angka di atas 50 poin menunjukkan bahwa aktivitas sektor manufaktur mengalami ekspansi.

Bursa saham Shanghai bergerak ke teritori positif menanggapi sentiment positif data PMI manufaktur flash dari HSBC tersebut. Akan tetapi bursa saham Hong Kong justru melanjutkan penurunan hingga kembali mencapai level paling rendah dalam? dua bulan lebih.

Saham-saham lapis biru tampak bergerak dengan bervariasi pada perdagangan pagi ini. Cheung Kong melemah sebesar 0.80 hkd menjadi 134.40 hkd. HSBC membukukan penurunan ?0.35 hkd ke level 83.20 hkd. CLP Holdings mengalami peningkatan 0.25 hkd ke posisi 63.85 hkd. Power Assets membukukan kenaikan 0.60 hkd menjadi 69.05 hkd.

Hari ini indeks benchmark di bursa saham Hong Kong terpantau alami penurunan meskipun tipis saja. Indeks spot hang seng tersebut melemah sebesar 18.81 poin atau 0.08 persen dan berada pada posisi 23936.68 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark di bursa saham pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Indeks hang seng berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 23800 ? 24000 poin.

Sumber : Vibiznews?

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN?
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia