PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Turun Karena Faktor Tehnikal

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Harga emas turun pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat pada hari kamis kemarin sebagian karena aksi ambil untung yang normal lebih lanjut dari para “futures-trader” jangka pendek, dan karena konsolidasi grafik setelah menyentuh ketinggian enam tahun di $1,442.90 pada kontrak berjangka bulan Agustus pada hari Selasa.

Emas berjangka bulan Agustus terakhir turun $6.70 per ons pada $1,408.70. Harga perak Comex bulan Juli terakhir turun $0.119 pada $15.175 per ons.

Pasar saham Asia dan Eropa bercampur menuju melemah semalam. Indeks saham AS mengarah bercampur pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.

Ada perkembangan baru di dalam perang dagang AS-Cina. Menjelang pertemuan antara Presiden AS Trump dengan Presiden Cina Xi pada akhir minggu di Jepang pada konferensi G20, Xi dilaporkan telah memberitahukan Trump bahwa dia siap untuk menyelesaikan perang dagang, namun telah meletakkan beberapa kondisi yang kemungkinan tidak akan diterima oleh Trump, termasuk mengangkat sanksi atas perusahaan raksasa telekomunikasi Cina Huawei. Sebegitu jauh, pasar belum bereaksi banyak terhadap berita ini, dengan para trader tidak yakin apakah berita ini positip atau negatif dalam hal mencapai kesepakatan final. Hasil dari pertemuan tingkat tinggi AS-Cina masih tidak pasti dan bisa memberikan implikasi yang besar terhadap banyak pasar.

Amerika Serikat merilis data GDP kuartal pertama, yang muncul pada angka 3.1% sesuai dengan yang diperkirakan, dan inflasi PCE kuartal pertama direvisi naik menjadi 0.5%. Inflasi lebih kuat daripada yang diperkirakan dengan Personal Consumption Expenditures (PCE) Index meningkat 1.2% di dalam tiga bulan pertama dari tahun ini, naik dari perkiraan awal 1.0%. GDP Price Index naik 1%, naik dari perkiraan awal 0.8%.

Adam Button, managing director dari Forexlive.com mengatakan bahwa selain dari belanja konsumen, ekonomi AS kelihatan relatif sehat. “Berbicara mengenai pemangkasan tingkat bunga dalam jangka pendek ini, revisi inflasi yang naik lebih tinggi seharusnya menjadi argument melawannya” katanyanya.

Hal lain diluar pasar emas adalah harga minyak mentah Nymex melemah dan diperdagangkan disekitar $58.75 per barel. Sementara indeks dola AS naik sedikit karena kebangkitan koreksi dan sebagian konsolidasi grafik setelah menyentuh kerendahan tiga bulan pada hari Selasa. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Vibiznews