PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Tertekan Penguatan Bursa Global

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Harga Emas melemah pada akhir perdagangan Jumat dinihari (14/07) terpicu penguatan bursa global. Namun kerugian dibatasi dengan adanya pelemahan dolar dan imbal hasil obligasi A.S. yang lebih rendah memberikan dukungan.

Harga emas spot LLG turun 0,12 persen menjadi $ 1,217.98 per ons.

Emas berjangka A.S. untuk pengiriman Agustus turun di $ 1,217.30 per ons.

Indeks MSCI dunia mencapai rekor tertinggi untuk keempat kalinya dalam waktu kurang dari satu bulan karena investor menganggap ucapan Yellen sebagai lampu hijau untuk pengambilan risiko.

Bursa Wall Street juga berakhir positif terdukung kenaikan saham retail.

Dolar AS stabil terhadap sebuah keranjang mata uang, setelah jatuh ke titik terendah sejak Oktober lalu setelah Ketua Federal Reserve AS, Janet Yellen memberikan nada yang kurang hawkish daripada yang diharapkan dalam kesaksian di hadapan Kongres pada hari Rabu.

Mata uang A.S. yang lebih lemah membuat harga emas dolar lebih murah bagi investor non-A.S.

Perekonomian A.S. cukup sehat bagi the Fed untuk menaikkan suku bunga, meskipun inflasi rendah dan tingkat netral yang rendah bisa meninggalkan bank sentral dengan pengurangan pelonggaran, Yellen mengatakan pada hari Rabu.

Komentar tersebut, bagian dari kesaksian kebijakan moneter dua hari, mendorong sebuah demonstrasi di treasury, dengan imbal hasil dua tahun jatuh ke posisi terendah tiga minggu. Hasil yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk menahan emas yang tidak menghasilkan.

Analsi mengatakan masalah geopolitik di semenanjung Korea cenderung mendukung kompleks berharga yang lebih luas, sementara cerita kolusi Trump-Rusia yang sangat cair terus menciptakan ketidakpastian di pasar.

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,2 persen menjadi $ 15,85 per ons.

Palladium rata di $ 863,25 per ons. Platinum turun 0,5 persen menjadi $ 910,75, menambah kenaikan 1,7 persen sesi sebelumnya, terbesar sejak 2 Juni.

Analyst Vibiz Research memperkirakan harga emas bergerak lemah terpicu penguatan bursa Wall Street. Malam nanti juga akan mencermati banyak data ekonomi AS seperti inflasi, Retail Sales, Michigan Consumer Sentiment, produksi industri, yang jika menguatkan dollar AS akan menekan harga emas. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Vibiznews