PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Stabil di Tengah Lemahnya Permintaan

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Harga emas stabil pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) karena permintaan fisik yang lemah dari negara-negara konsumen terbesar dan dibebani ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Reuters, Selasa (17/7/2018) harga spot emas turun 0,2 persen menjadi USD 1.239,11 per ounce. Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus mulai stabil USD 1,5, atau 0,1 persen menjadi USD 1,239.70 per ounce.

Mata uang AS yang lebih rendah membuat emas yang dijual dalam denominasi dolar AS menjadi lebih murah untuk pemegang mata uang lainnya, yang biasanya meningkatkan permintaan terhadap logam mulia tersebut.

Namun, permintaan fisik yang rendah  dari negara-negara konsumen terbesar seperti China dan India dan harapan yang terus berlanjut dari Bank Sentral AS atau Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga menekan harga emas.

“Tampaknya perekonomian China yang melambat kuartal II menjadi peredam harga emas,” kata George Gero, Direktur Pelaksana Pengelolaan Kekayaan RBC.

Impor emas India turun untuk bulan keenam di bulan Juni menjadi 44 ton akibat pelemahan rupee yang mengangkat harga emas lokal ke level tertinggi dalam hampir 21 bulan sehingga membatasi permintaan.

“Konsumsi ritel India dan China telah dihalangi oleh depresiasi mata uang, “analis Citi mengatakan dalam sebuah catatan.

“Investor bisa kembali ke emas, terutama jika gesekan perdagangan kian memanas dan menjadi ancaman yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan bagi landasan pasar ekuitas jangka panjang.” PT Rifan Financindo.

 

 

Sumber : Liputan 6