PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Naik Tipis Setelah Sinyal Dovish Risalah FOMC

PT Rifan Financindo Berjangka

 

PT Rifan Financindo Berjangka, Surabaya – Harga Emas naik tipis pada akhir perdagangan Kamis dinihari setelah risalah pertemuan The Fed memberikan sinyal dovish untuk kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat ini.

Harga emas spot naik 0,01 persen pada $ 1,253.31 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,18 persen menjadi $ 1,253.60 per ons.

Risalah dari pertemuan Federal Reserve Komite Pasar Terbuka September (FOMC) mengungkapkan bahwa anggota umumnya sepakat bahwa kesempatan untuk kenaikan suku bunga telah menguat. Namun tidak ada referensi khusus untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan khusus dan nada keseluruhan sedikit lebih dovish dari yang diharapkan.

Dengan beberapa penurunan yang masih terjadi di pasar tenaga kerja dan inflasi terus menjalankan bawah target Komite, mayoritas anggota menilai bahwa untuk saat ini FOMC harus menunggu bukti lebih lanjut dari kemajuan menuju tujuan kerja maksimum dan 2% inflasi sebelum meningkatkan suku bunga. PT Rifan Financindo Berjangka.

Tingkat suku bunga AS lebih tinggi bisa mendongkrak mata uang AS yang ketika naik membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Analis mengatakan investor yang biasanya membeli emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian politik dan keuangan menghindari itu dan itu tercermin dalam kepemilikan emas yang didukung exchange traded fund yang keseluruhan minggu ini di atas 57 juta ons.

Spot platinum naik 0,6 persen pada $ 950,4 per ounce setelah jatuh ke $ 939,60 sebelumnya, terendah sejak menyentuh $ 936,81 pada 6 April.

Keduanya platinum dan paladium telah datang di bawah tekanan baru sejak penambang Uni Nasional menandatangani perjanjian upah dua tahun dengan Impala Platinum, efektif 1 Juli untuk Juni 2018.

Investor juga menghindari platinum karena mereka tidak yakin persediaan telah cukup menyusut untuk membenarkan kembali ke pasar. Kepemilikan yang didukung ETF jatuh bulan ini di atas 1,9 juta ton, terendah sejak pertengahan 2013.

Palladium naik 0,2 persen menjadi $ 647,80 per ons setelah sebelumnya menyentuh rendah $ 643,72, terendah sejak 19 Juli.

Perak naik 0,7 persen menjadi $ 17,56 per ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi naik dengan pudrnya kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat ini. Namun penguatan dollar AS jika terus berlanjut dapat menekan harga emas. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,255-$ 1,257, sedangkan jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 1,251-$ 1,249. PT. Rifan Financindo Berjangka.

 

 

Sumber : Vibiznews