PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Merosot Tertekan Penguatan Dollar AS Setelah Keputusan ECB

Rifanfinancindo

PT. Rifan Financindo – Harga Emas retreat pada akhir perdagangan Jumat dinihari (09/12) setelah dolar AS rebound terpicu keputusan Bank Sentral Eropa untuk memperpanjang pembelian aset bulanan sampai Desember mendatang walaupun pada tingkat bulanan yang lebih rendah.

Harga emas spot LLG turun 0,2 persen menjadi $ 1,171.16 per ons.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup menjadi $ 1,172.40 per ons.

Emas, yang sedikit lebih kencang sebelum pernyataan ECB, turun karena pasar fokus pada langkah bank sentral untuk memperpanjang program pelonggaran kuantitatif hingga akhir 2017, melampaui perpanjangan selama enam bulan yang diperkirakan.

Investor tertekan dengan keputusan tak terduga ECB untuk memotong pembelian aset 60 miliar euro ($ 64 miliar) sebulan dari bulan April mendatang dari € 80 miliar sekarang.

Indeks dolar bergerak ke wilayah positif menyusul keputusan ECB, membuat emas dalam mata uang dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Euro menyerah semua kenaikannya terhadap dolar setelah langkah ECB, jatuh lebih dari 1 persen ke rendah 106,22.

Juga membebani emas adalah meningkatnya harapan Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan minggu depan, karena suku bunga AS lebih tinggi meningkatkan biaya kesempatan memegang emas.

Pedagang suku bunga berjangka melihat kesempatan 97 persen Fed akan menaikkan suku pada pertemuan kebijakan (FOMC) Selasa dan Rabu depan, Program FedWatch CME Group menunjukkan.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia emas yang didukung exchange-traded fund (ETF), turun 0,72 persen menjadi 863,67 ton pada Rabu dari hari sebelumnya. Kepemilikan telah jatuh lebih dari 8 persen sejak November.

Perak turun 0,8 persen menjadi $ 16,96 per ons setelah naik lebih dari 2 persen pada sesi sebelumnya.

Platinum naik 0,6 persen menjadi $ 942, sementara paladium turun 1,6 persen menjadi $ 721 per ounce setelah menyentuh rendah $ 713,97, terlemah sejak 18 November.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak lemah dengan penguatan dollar AS dan penguatan bursa Wall Street. Harga emas diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support $ 1,169-$ 1,167, namun jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,173-$ 1,175. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Vibiznews