PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Membukukan Keuntungan Yang Solid Dengan Layunya USD

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga emas dan perak naik lebih tinggi secara kuat pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis kemarin, terangkat naik sebagian karena indeks dolar AS yang mengalami aksi jual kembali kemarin. Pembelian berdasarkan analisa grafik tehnikal juga terlihat di dalam kedua metal dengan postur tehnikal mereka telah membaik dengan nyata pada minggu ini. Ide mengenai kebijakan moneter global yang lebih akomodatif ditengah pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat tetap merupakan elemen yang “supportive” bagi metal “safe-haven” ini.

Emas berjangka bulan Agustus terakhir naik $8.50 per ons pada $1,324.10. Harga perak Comex bulan Juli terakhir naik $0.184 pada $14.974 per ons.

Indeks saham Eropa kebanyakan menguat semalam, sementara saham-saham Asia kebanyakan melemah. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Indeks saham AS membukukan keuntungan yang solid pada minggu ini setelah menyentuh kerendahan tiga bulan pada hari Senin.

European Central Bank (ECB) tetap mempertahankan tingkat bunganya tidak berubah pada pertemuan kebijakan moneter yang baru saja berakhir. ECB memperpanjang waktu yang diharapkan oleh para pejabat bank untuk tetap mempertahankan tingkat bunga pada level sekarang ini. Seperti biasanya, para trader memonitor dengan seksama pernyataan Presiden ECB Mario Draghi pada konferensi persnya.

Ada harapan di pasar bahwa ancaman tarif perdagangan AS terhadap Mexico yang disiapkan untuk berlaku segera, bisa ditarik dengan pejabat Mexico dan AS sekarang ini sedang bertemu untuk mendiskusikan lebih banyak partisipasi Mexico di dalam menahan imigran illegal dari menyeberangi perbatasan Mexico masuk ke AS. Juga, sebagian anggota dari partai Republikan yang berada di Kongres mendorong mundur Presiden Trump dalam menggunakan tarif perdagangan untuk mencapai tujuan yang bukan perdagangan.

Pasar obligasi pemerintah dunia terus mengalami penurunan imbal hasil ditengah inflasi yang sangat rendah dan kekuatiran mengenai pertumbuhan ekonomi global yang melambat dan mengakibatkan kebijakan moneter yang lebih mudah dari bank sentral-bank sentral utama dunia. Obligasi 10 tahun Jerman jatuh imbal hasilnya ke minus 0.232% kemarin. Hal diluar pasar emas kemarin adalah turunnya indeks dolar AS pada perdagangan awal sesi Amerika Serikat. Sementara itu, harga minyak mentah Nymex menguat dan diperdagangkan disekitar $52.00 per barel setelah jatuh hampir lima bulan kerendahan pada hari Rabu.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance” yang solid di $1,361.50 setelah melewati $1,348.90. Sebaliknya, obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,325.00 setelah melewati $1,335.70 dan kemudian $1,331.30. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Liputan 6