PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Dibawah $ 1.250 Menjelang Keputusan Suku Bunga AS

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga Emas bertahan di bawah $ 1.250 per ons pada akhir perdagangan Selasa dinihari (12/12) setelah penurunan mingguan terbesarnya dalam lebih dari enam bulan, menjelang kenaikan suku bunga AS yang diperkirakan minggu ini.

Harga emas spot LLG turun 0,2 persen menjadi $ 1,244.77 per ons.

Harga emas berjangka A.S. untuk pengiriman Februari turun $ 1,50, atau 0,1 persen, di $ 1,246.90 per ons.

Harga emas spot turun 2,5 persen pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sejak Mei. The Fed secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan dua hari kebijakannya yang berakhir pada hari Rabu, namun pernyataan yang menyertainya akan diawasi ketat. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga dua atau tiga kali lagi pada 2018, namun inflasi dan pertumbuhan upah yang lamban telah menimbulkan tanda tanya atas pandangan tersebut.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga A.S., karena ini meningkatkan biaya peluang untuk menahan emas yang tidak menghasilkan, sementara mendorong dolar AS meningkat. Di pasar yang lebih luas, bursa saham dunia naik dan volatilitas ekuitas mendekati rekor terendah menjelang keputusan tingkat suku bunga bank sentral.

Manager Hedge fund dan keuangan dengan tajam mengurangi posisi long net mereka di kontrak emas dan perak COMEX dalam sepekan sampai 5 Desember, data A.S. menunjukkan pada hari Jumat.

Perak turun 0,5 persen pada $ 15,76 per ons. Palladium naik 0,2 persen pada $ 1,008.70 per ons, sementara platinum naik 0,3 persen pada $ 889,80 per ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotesi lemah dengan menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS minggu ini. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1,243-$ 1,241, dan jika harga bergerak naik akan berada di kisaran Resistance $ 1,247-$ 1,249. Rifanfinancindo.

 

Sumber : Vibiznews