PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Berpeluang Melemah pada Pekan Ini

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Harga emas diperkirakan sulit reli pada pekan ini seiring harga minyak dunia cenderung tertekan. Pada pekan pertama November, harga emas cenderung melemah bahkan mendekati level terendah dalam empat minggu.

Harga emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan di posisi USD 1.208,60 per ounce, atau turun dua persen dari minggu sebelumnya. Namun, harga minyak tertekan juga mendorong harga emas melemah.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merosot hampir 22 persen dalam lima minggu terakhir. Harga minyak WTI merosot dari level tertinggi dalam empat tahun pada awal Oktober.

Kepala Riset Saxo Bank, Ole Hansen, menuturkan pihaknya tidak terkejut melihat emas berjuang seiring harga minyak yang tertekan. Hal itu menciptakan pesimisme di seluruh harga logam. Dia menambahkan, harga minyak tergelincir akan berdampak terhadap indeks komoditas sehingga menekan harga emas.

“Minyak bisa dibilang pemimpin dari sektor komoditas. Seperti yang terjadi di minyak mentah juga berdampak terhadap komoditas lainnya,” ujar Analis Teknikal Kitco, Jim Wyckoff, seperti dikutip dari laman Kitco, Senin (12/11/2018).

Ia menuturkan, pihaknya belum siap untuk tren harga emas yang melemah. Pihaknya pun netral untuk prediksi harga emas ke depan. “Saya tidak bisa terang-terangan untuk melihat harga emas melemah. Saya tidak berpikir harga minyak melemah terus berlanjut. Karena saham juga tetap lemah dan akan mendukung harga emas,” ujar dia. PT Rifan Financindo.

 

Sumber : Liputan 6