PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Bakal Lanjutkan Tekanan pada Pekan Ini

Rifan Financindo

 

Rifan Financindo – Harga emas berpotensi melemah pada pekan ini. Pergerakan harga emas akan dibayangi pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) dan ketegangan perang dagang Amerika Serikat dan China.

Survei yang dilakukan terhadap 15 analis dan pelaku pasar menunjukkan sekitar delapan orang atau 53 persen prediksi harga emas merosot. Sedangkan tiga pihak atau 20 persen prediksi harga emas menguat. Sementara itu, empat pihak atau 27 persen melihat harga emas akan mendatar.

Sedangkan survei dilakukan terhadap main street kepada sebanyak 878 orang menunjukkan sekitar 406 responden atau 46 persen prediksi harga emas melemah. Sedangkan 325 responden atau 37 persen prediksi harga emas menguat. Sementara itu, 147 pihak atau 17 persen perkirakan harga emas mendatar.

“Saya pikir harga emas akan tertekan,” ujar Direktur Kitco, Peter Hug, seperti dikutip dari laman Kitco, Senin (2/7/2018).

Sementara itu, Direktur Walsh Trading Sean Lusk melihat, harga emas akan berada di kisaran USD 1.238-USD 1.240 per ounce.  Pelaku pasar akan merealisasikan keuntungan dari harga emas yang menguat pada Jumat pekan lalu.

Selain itu, dolar Amerika Serikat (AS) menguat, menurut Sean Lusk dapat membuat emas tidak lagi menarik. “Harga emas akan lebih merosot,” ujar dia.

Demikian juga dikatakan Direktur ForexLice Adam Button. Harga emas turun secara teknikal. Ia menilai, belum ada sentimen atau katalis positif dapat mendorong harga emas menguat. Rifan Financindo.

 

 

Sumber : Liputan 6