PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Akhir Pekan Naik Terdukung Pelemahan Dollar AS; Mingguan Masih Negatif

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo Berjangka – Harga Emas naik lebih tinggi pada akhir perdagangan akhir pekan hari Sabtu dinihari (03/12), naik untuk pertama kalinya dalam empat sesi terdukung pelemahan dollar AS.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, turun sekitar 0,13 persen.

Dolar AS jatuh pada hari Jumat setelah membukukan keuntungan mantap tiga minggu terakhir, diperkirakan sebagai koreksi jangka pendek, dengan laporan AS non-farm payrolls mengaduk keraguan apakah suku bunga meningkat tahun depan.

Tingkat pengangguran AS turun ke level terendah lebih dari sembilan tahun dari 4,6 persen dan meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga bulan ini.

Dalam perdagangan tipis, emas spot LLG naik 0,24 persen menjadi $ 1,173.15 per ons. Logam jatuh ke titik terendah sejak 5 Februari di $ 1,160.38 di sesi sebelumnya dan berada di trek untuk membukukan minggu berturut-turut kerugian. Secara mingguan harga emas masih negatif 0,24 persen, sebagian besar terdukung penguatan dollar AS dan peningkatan hasil imbal obligasi.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari berakhir di $ 1,177.80.

Kepemilikan emas terebesar di dunia yang didukung ETF, SPDR Gold Trust, jatuh 1,54 persen menjadi 870,22 ton pada hari Kamis dan turun lebih dari 6 persen bulan lalu.

Perak turun 0,7 persen menjadi $ 16,37 per ons, sementara platinum naik 0,8 persen menjadi $ 918.

Palladium merosot 1,7 persen menjadi $ 737,78, setelah menyentuh tertinggi sejak Juni 2015 $ 774,60 di sesi sebelumnya, namun tetap ditetapkan untuk kenaikan mingguan kelima berturut-turut.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi bergerak naik dengan pelemahan dollar AS. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,175-$ 1,177, sedangkan jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 1,171-$ 1,169. PT Rifan Financindo.

 

Sumber : Vibiznews