PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Harga Emas Akhir Pekan dan Mingguan Turun Tertekan Penguatan Dollar AS

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Harga Emas turun pada akhir pekan Sabtu dinihari (10/06) tertekan penguatan dollar AS terpicu anjloknya poundsterling pasca pemilihan nasional Inggris.

Harga emas spot LLG turun 0,77 persen menjadi $ 1,269.60 per ons. Logam mulia ini mengalami penurunan mingguan pertama dalam lima minggu. Untuk minggu ini emas spot turun 0,8 persen, sebagian besar tertekan penguatan dollar AS dan keputusan ECB yang melemahkan euro, dan penurunan akhir pekan ini setelah poundsterling lemah pasca kegagalan Partai Konservatif Theresa May memenangkan suara mayoritas.

Harga emas berjangka A.S. untuk pengiriman Agustus turun 0,89 persen menjadi $ 1,267.06.

Emas berdenominasi dolar biasanya turun nilainya saat dollar AS menguat.

Dolar AS naik ke level tertinggi 10 hari terhadap sekeranjang mata uang pada hari Jumat, didorong oleh pound Inggris yang lemah setelah Partai Konservatif Perdana Menteri Theresa May kehilangan mayoritas parlemennya dalam pemilihan nasional.

Dengan mayoritas kursi dihitung, Partai Konservatif Perdana Menteri Theresa May tidak bisa memenangkan mayoritas secara langsung di parlemen.

Dia telah meminta pemilihan untuk mendapatkan mandat yang lebih kuat sebelum melancarkan pembicaraan pemisahan yang sulit dengan Uni Eropa.

Sebelumnya pada hari itu, emas ditekan oleh peristiwa di Amerika Serikat, termasuk kesaksian mantan direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) James Comey di Kongres AS.

Comey menuduh Presiden Donald Trump memecat dia untuk mencoba merongrong penyelidikan FBI mengenai kemungkinan kolusi oleh tim kampanyenya dengan upaya-upaya yang diduga dilakukan oleh Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden AS pada 2016. Namun, pernyataannya itu terlihat tidak mengandung kejutan besar.

Sementara itu, jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun pekan lalu, melepaskan setengah dari lonjakan periode sebelumnya dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja semakin ketat meski terjadi penurunan pertumbuhan pekerjaan baru-baru ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,44 persen pada 97,35.

Di antara logam mulia lainnya, paladium naik sebanyak $ 864,50 per ons, tertinggi sejak September 2014. Perak tergelincir 0,86 persen menjadi $ 17,23 per ons, sementara platinum naik 0,8 persen lebih tinggi menjadi $ 939,70.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas selanjutnya berpotensi turun jika penguatan dollar AS berlanjut. Namun bisa terjadi bargain hunting akan dapat mengangkat harga. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1,268 – $ 1,266, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,272 – $ 1,274. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Vibzinews