Emas Naik ke Ketinggian Selama 6 Tahun Yang Baru, Namun Sudah Waktunya Koreksi

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Harga emas membukukan lebih banyak keuntungan pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat pada hari Selasa kemarin dan menyentuh ketinggian enam tahun berikutnya di $1,442.90 dalam kontrak berjangka bulan Agustus. Suatu permintaan “safe-haven” yang “bullish”,  merosotnya indeks dolar AS, kebijakan moneter bank sentral yang longgar dan “bullish” secara tehnikal menggerakkan metal kuning keatas. Namun, keuntungan yang kuat baru-baru ini telah membuat emas sekarang berada pada kondisi “overbought” dalam jangka pendek secara tehnikal, yang berarti pasar sudah tiba waktunya mengalami koreksi penurunan yang sehat dan normal segera.

Emas berjangka bulan Agustus terakhir naik $11.00 per ons pada $1,429.10. Harga perak Comex bulan Juli terakhir turun $0.007 pada $15.37 per ons.

Pasar saham Asia dan Eropa kebanyakan melemah semalam. Indeks saham AS mengarah sedikit turun pada saat awal pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Banyak pasar sedang berada pada posisi istirahat, menunggu berita baru mengenai medan geopolitik.

Ketegangan antara AS dengan Iran di daerah Teluk Persia terus bergolak. Pada hari Senin Presiden Trump mengatakan akan ada sanksi baru yang besar yang dikenakan kepada Iran dan menyebut negara itu sebagai negara sponsor teroris nomor satu. Para trader dan investor bertanya-tanya bagaimana Iran akan merespon dan apakah Iran berniat untuk berkonfrontasi secara militer dengan AS. Trump kelihatannya tidak mau memulai pertempuran, namun dia juga tidak akan tinggal diam pada saat diprovokasi. Situasi ini akan diam sebentar dan kemungkinan akan bertambah buruk sebelum akhirnya membaik.

Sementara Presiden AS Trump dan Presiden Cina Xi diskedulkan untuk bertemu di Jepang pada pertemuan G20 pada akhir minggu, kemungkinan setelah semua pasar ditutup pada hari Jumat, untuk mendiskusikan perang dagang mereka yang terus berkelanjutan. Banyak orang berpendapat bahwa kesepakatan final tidak akan diumumkan pada minggu ini, namun kedua negara kemungkinan akan berkata bhawa mereka telah membuat suatu kemajuan dan akan terus berbicara.

Hal kunci lain diluar pasar emas adalh harga minyak mentah Nymex yang melemah dan diperdagangkan disekitar $57.50 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,450.00 setelah melewati $1,442.90 dan kemudian $1,450.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,400.00 setelah melewati $1,421.40 dan kemudian $1,415.00. PT Rifan Financindo.

 

 

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.