PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Emas Menyentuh Ketinggian Harian Setelah Turun Sedikit Menyusul Bagusnya Rilis Data GDP AS

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Harga emas jatuh sebagai reaksi awal terhadap data GDP AS yang sedikit lebih baik daripada yang diperkirakan, menurut Departemen Perdagangan AS.

Perkiraan pendahuluan atas GDP AS kuartal kedua menunjukkan ekonomi AS melambat dibandingkan dengan angka GDP pada kuartal pertama sebesar 3.1%. Meskipun demikian, angka ini lebih besar daripada yang diperkiraka sebesar 1.8%.

Harga emas kehilangan sebagian dari ketinggiannya setelah rilis GDP AS dengan emas berjangka Comex bulan Agustus terakhir diperdagangkan pada $1,414.60, naik 0.13% pada hari itu. Sebelum rilis data GDP AS, emas berhasil memanjat di atas level $1,240 per ons.

Namun tren naik pasar emas dengan cepat dapat menyingkirkan laporan data GDP AS yang sedikit lebih baik pada pagi hari Jumat lalu dan telah mendorong harga emas naik kembali ke ketinggian harian yang baru.

Sementara laporan GDP AS yang bagus masuk di dalam kubu kebijakan moneter AS yang “hawkish”, yang tidak ingin melihat tingkat bunga diturunkan, diragukan apakah data GDP tersebut akan mengubah pikiran para pejabat Federal Reserve yang akan bertemu minggu ini untuk mendiskusikan kebijakan moneternya pada pertemuan FOMC. FOMC masih diperkirakan akan melonggarkan kebijakan moneternya dengan pemangkasan tingkat bunga. Sebagai akibatnya indeks dolar AS mengalami rally ke ketinggian baru setelah laporan GDP tersebut, namun sekali lagi, tren naik emas mengabaikan perkembangan ini. Dan  emas bulan Agustus terakhir diperdagangkan naik $7.60 pada $1,422.10

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,500.00 setelah lebih dahulu melewati $1.431.40 dan kemudian $1,442.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,400.00 setelah terlebih dahulu melewati $1,414.60 dan kemudian $1,410.00. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Vibiznews