Emas Menunjukkan Ketangguhan Ditengah Meningkatnya Sentimen Trader & Investor

Rifan Financindo

Rifan Rinancindo – Harga emas telah diperdagangkan hampir tidak berubah dengan hanya sedikit melemah pada perdagangan pertengahan hari Senin. Arah naik dari metal “safe-haven” tetap bertahan ditengah atmosfir geopolitik yang semakin cerah belakangan ini. Turunnya dolar AS di pasar forex membatasi minat jual di pasar metal berharga.

Emas berjangka bulan Februari terakhir turun $2.40 per ons pada $1,478.80. Harga perak Comex bulan Maret terakhir naik $0.058 pada $17.07 per ons.

Indeks saham Asia dan Eroa naik dalam perdagangan “overnight”. Indeks saham AS naik dan berada atau sangat dekat dengan rekor ketinggian pada pertengahan hari kemarin. Minat terhadap resiko meningkat pada saat memulai minggu perdagangan yang baru dengan event-event pada minggu lalu membersihkan banyak ketidakpastian di pasaran dunia. AS den Cina telah mencapai kesepakatan perdagangan parsial, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memenangkan mandate pemilihan mengenai Brexit dan AS telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan tetangga-tetangganya Kanada dan Mexico.

Cina juga mendapatkan data ekonomi yang bagus pada hari Senin dengan hasil industrinya naik 5.0%. Kemungkinan para trader dari metal “safe-haven” sekarang lebih fokus lebih banyak pada aspek “bullish” dari permintaan yang lebih baik atas emas dari Cina jika ekonomi Cina menjadi lebih baik karena Cina adalah konsumen emas dunia terdepan yang paling banyak, meskipun situasi geopolitik yang menurun dari perang dagang AS dengan Cina membatasi permintaan “safe-haven” terhadap emas dan perak secara global.

Hal kunci diluar pasar metal berharga adalah menurunnya dolar AS. USDX menyentuh kerendahan 4,5 bulan. Sementara itu, harga minyak mentah Nymex mendekati stabil dan diperdagangkan disekitar $60.00 per barel.

Secara tehnikal, pergerakan “bullish” dan “bearish” emas sama-sama kuat. Obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance” yang solid di $1,500.00 setelah terlebih dahulu berhasil melewati $1,484.50 dan $1,491.60. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,453.10 setelah terlebih dahulu berhasil melewati $1,470.00 dan kemudian $1,463.00.

Harga emas telah diperdagangkan hampir tidak berubah dengan hanya sedikit melemah pada perdagangan pertengahan hari Senin. Arah naik dari metal “safe-haven” tetap bertahan ditengah atmosfir geopolitik yang semakin cerah belakangan ini. Turunnya dolar AS di pasar forex membatasi minat jual di pasar metal berharga.

Emas berjangka bulan Februari terakhir turun $2.40 per ons pada $1,478.80. Harga perak Comex bulan Maret terakhir naik $0.058 pada $17.07 per ons.

Indeks saham Asia dan Eroa naik dalam perdagangan “overnight”. Indeks saham AS naik dan berada atau sangat dekat dengan rekor ketinggian pada pertengahan hari kemarin. Minat terhadap resiko meningkat pada saat memulai minggu perdagangan yang baru dengan event-event pada minggu lalu membersihkan banyak ketidakpastian di pasaran dunia. AS den Cina telah mencapai kesepakatan perdagangan parsial, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memenangkan mandate pemilihan mengenai Brexit dan AS telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan tetangga-tetangganya Kanada dan Mexico.

Cina juga mendapatkan data ekonomi yang bagus pada hari Senin dengan hasil industrinya naik 5.0%. Kemungkinan para trader dari metal “safe-haven” sekarang lebih fokus lebih banyak pada aspek “bullish” dari permintaan yang lebih baik atas emas dari Cina jika ekonomi Cina menjadi lebih baik karena Cina adalah konsumen emas dunia terdepan yang paling banyak, meskipun situasi geopolitik yang menurun dari perang dagang AS dengan Cina membatasi permintaan “safe-haven” terhadap emas dan perak secara global.

Hal kunci diluar pasar metal berharga adalah menurunnya dolar AS. USDX menyentuh kerendahan 4,5 bulan. Sementara itu, harga minyak mentah Nymex mendekati stabil dan diperdagangkan disekitar $60.00 per barel.

Secara tehnikal, pergerakan “bullish” dan “bearish” emas sama-sama kuat. Obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance” yang solid di $1,500.00 setelah terlebih dahulu berhasil melewati $1,484.50 dan $1,491.60. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,453.10 setelah terlebih dahulu berhasil melewati $1,470.00 dan kemudian $1,463.00. Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.