PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Emas Dunia Rabu Flat Bersama USD, Emas Antam Turun ke Rp648.500 per gram

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Harga emas dunia terpantau agak mendatar pada perdagangan Rabu pagi menjelang siang (28/11) WIB, setelah melemah semalam karena dolar yang menguat oleh komentar dari Wakil Ketua Federal Reserve AS Richard Clarida yang mendukung ekspektasi bahwa bank sentral akan terus menaikkan suku bunga.

Spot emas terlihat naik tipis ke level $1,215,18 per ounce, setelah menyentuh posisi terendah sejak 16 November di $1,213.94. Emas berjangka AS ditutup pada $ 1,213.40 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini stabil di level 97,29, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,28.

Analis pasar menyebutkan bahwa umumnya komentar dari para pejabat the Fed sejauh ini ada di jalur kenaikan suku bunga, dimana itu cenderung mendukung dolar dan menekan harga emas.

Di tempat lain, dolar terlihat sempat menguat setelah Clarida mengatakan bahwa bank sentral harus terus menaikkan suku bunga secara bertahap, tetapi adalah “sangat penting” untuk memantau secara ketat perkembangan data ekonomi mengingat kebijakan moneter semakin mendekati posisi netral.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia agak flat dalam range terbatas, sedangkan dollar juga tertahan di sekitar dua minggu tertingginya. Harga emas, kalau terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.236,94 dan level $1.243,01. Sedangkan, bila tertekan, akan menuju level support di $1.195,90 dan $$1.190,85.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau turun Rp3.500 ke level harga Rp648.500 per gramnya, dibandingkan harga pada Selasa kemarin di Rp652.000. Rifanfinancindo.

 

 

Sumber : Vibiznews