Dolar Perkasa, Harga Emas Bakal Lesu Pekan Ini

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Harga emas pada pekan lalu harus menghadapi laporan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) dan pengumuman kebijakaan monoter dari Komite Pasar Terbuka (Federal Open Market Committee, FOMC) dari Bank Sentral AS. Pekan ini, harga emas pun diprediksi merosot.

Melansir Daily FX, Jeremy Powell dipercaya akan menegaskan pendirian Bank Sentral dalam meringkankan suku bunga. Selain itu, ada faktor eksernal yang bisa membuat dolar makin kuat.

Pertama, Bank Sentral Australia dan Bank Sentral Selandia Baru yang kemungkinan menyuarakan sentimen negatif. Kemudian, ekonomi China yang melambat juga menjadi sorotan.

Tak hanya itu, Komisi Eropa diprediksi menurunkan perkiraan resmi ekonomi wilayah Uni Eropa (UE). Alhasil, dolar bisa makin perkasa dan harga emas terancam.

Pelambatan ekonomi global dapat mendorong permintaan terhadap dolar. Perkiraan harga emas pun tercatat bearish alias menurun.

Pada akhir pekan lalu, perdagangan emas masih stabil ketika laporan ekonomi AS rilis. Ekonomi AS berhasil membantah prediksi muram sejumlah ekonom dengan tumbuh sebesar 3,2 persen di kuartal pertama 2019.

Akhir pekan ini, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antamnaik Rp 5.000 menjadi Rp 665.000 per gram pada perdagangan Sabtu, 4 Mei 2019.

Kenaikan harga penjualan juga diikuti harga pembelian kembali emas Antam (buyback) yang lebih mahal Rp 5.000 menjadi Rp 587 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 587 ribu per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 07.58 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Untuk harga emas antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Sementara itu, untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 6.890.000. Untuk ukuran 20 gram di posisi Rp 13.230.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen). Rifanfinancindo.

 

Sumber : Liputan 6

Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.