PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Data Penjualan Rumah AS Mengecewakan, Harga Emas Turun

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Harga emas tidak berubah terlalu besar. Akan tetapi, harga emas masih diperdagangkan di posisi terendah dalam enam bulan.

Hal itu didorong data perumahan yang menunjukkan lebih sedikit konsumen yang berkomitmen membeli rumah pada Mei. Sentimen itu berdasarkan data National Association of Realtors (NAR).

Penjualan rumah tertunda di Amerika Serikat (AS) turun 0,5 persen pada Mei. Hal ini menandai penurunan lima bulan berturut-turut. Perkiraan konsensus ada kenaikan 1,1 persen. Indeks penjualan rumah tertunda berada di posisi 105,9 pada Mei, angka itu turun dari posisi April di kisaran 106,4.

Harga emas diperdagangkan di posisi terendah usai data ekonomi tersebut dirilis. Harga emas untuk pengiriman Agustus turun 0,29 persen ke posisi USD 1.256,30. Pada awal sesi, harga emas mencapai titik terendah, sebagian besar terseret oleh dolar AS.

Ekonom NAR Lawrence Yun menggambarkan musim beli rumah pada musim semi 2018 membuat harapan tidak terpenuhi. Hal itu mengingat aktivitas melambat sehingga pasokan rendah ketimbang kurangnya permintaan.

“Di sebagian besar negara terus menggambarkan pasar mereka sangat kompetitif dan bergerak cepat tetapi tanpa cukup persediaan baru dan yang ada untuk dijual, aktivitas pada dasarnya berhenti,” ujar Yun, seperti dikutip dari laman Kitco, Kamis (28/6/2018).

Ia menuturkan, beberapa calon pembeli pada musim semi ini tetap di luar pasar karena keterbatasan pasokan dan keterjangkauan ekonomi yang sehat.

“Harus membuat pelaku pasar untuk mencari aktif terutama dari tenaga kerja atau pegawai yang cari rumah. Setiap kenaikan inventaris pasti akan membantu mereka menemukan rumah,” ujar dia.

Para ekonom mengamati angka penjualan rumah karena itu indeks dipandang sebagai barometer ke depan untuk pasar perumahan. Rifanfinancindo.

 

Sumber : Liputan 6