PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Bursa Jepang Terjerumus ke Jurang Negatif Akibat Kenaikan Tajam Yen

Kamis, 16 Oktober 2014

Bursa saham Jepang kembali terkena aksi jual pada sesi perdagangannya Kamis pagi ini (16/10). Bursa mengikuti arahan negative dari bursa saham Wall Street, membawa indeks Nikkei anjlok tajam ke level paling rendah sejak akhir bulan Mei lalu. Kenaikan nilai tukar yen menjadi salah satu factor yang membuat bursa Jepang tertekan.

Saham lapis biru seperti Fast Retailing dan SoftBank terpukul mundur pada pembukaan pasar hari ini. Masing-masing saham tersebut mengalami pelemahan sebesar lebih dari 2 persen. Saham-saham eksportir juga terkena imbas dari kenaikan yen. Sharp dan Canon menjadi salah satu yang mengalami penurunan terbesar, anjlok 4 persen.

Hari ini perusahan Recruit Holdings melakukan debut perdagangan di bursa saham Tokyo. Harga saham perusahaan rekrutmen ini mengalami kenaikan tajam sebesar 3 persen dan berada di atas harga IPO-nya di level 3100 yen.

Indeks spot Nikkei terhantam melemah dengan keras di awal perdagangan Kamis pagi. Indeks spot dibuka di level 14697.90 poin, mengalami penurunan signifikan sebesar 376.60 poin atau 2.5 persen.

Indeks berjangka Nikkei pagi ini dibuka pada posisi 14700 poin. Indeks berjangka dibuka naik signifikan yaitu sebesar 160 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya, yang sempat membawa indeks berjangka tersebut anjlok dalam.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka di bursa saham pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami rebound terbatas. Indeks berjangka berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 14600 ? 14900 poin.

Sumber : Vibiznews

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN?
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia