PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Bursa Jepang Naik Tipis Saja, Pertama Kali dalam 3 Sesi

Selasa, 5 Agustus 2014

Pada perdagangan di bursa saham Jepang pagi ini terjadi pergerakan yang nyaris flat (5/8). Bursa saham bergerak terbatas meskipun pada akhir perdagangan dini hari tadi bursa saham Wall Street mengalami peningkatan menyusul aksi jual tajam di akhir perdagangan pekan lalu. Membaiknya sentiment di bursa saham global tersebut terjadi setelah adanya kabar bahwa pemerintah Portugal akan melakukan bailout terhadap Banco Espirito Santo.

Bursa saham Jepang rebound setelah pada akhir perdagangan hari Senin kemarin ditutup pada posisi paling rendah dalam satu minggu. Hari ini bursa mengalami kenaikan untuk pertama kalinya dalam tiga hari. Akan tetapi kenaikan masih terbatas karena para pelaku pasar masih menantikan rilis laporan keuangan dari beberapa perusahaan di bursa Jepang.

Toyota mengalami kenaikan sebesar 0.6 persen pagi ini. Saham ini akan melaporkan hasil keuangannya untuk kuartal kedua pada siang hari nanti. Diperkirakan Toyota akan memperlihatkan penurunan keuntungan sebesar 4 persen dibandingkan tahun lalu.

Saham Honda Motors melemah sebesar 0.2 persen. Perusahaan melaporkan bahwa penjualan di Tiongkok pada bulan Juli mengalami penurunan pada kuartal kedua lalu.

Hari ini indeks spot Nikkei tampak menguat tipis saja. Indeks spot tersebut mengalami peningkatan sebesar 9.82 poin atau 0.06 persen dan berada di level 15484.32 poin.

Indeks berjangka Nikkei 225 dibuka pada posisi 15520 poin pagi ini. Indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 90 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka tersebut bergerak dengan kecenderungan melemah dan berada pada posisi 15475 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Indeks berjangka Nikkei 225 ini berpotensi untuk bergerak pada kisaran 15400 ? 15600 poin.

Sumber : Vibiznews

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN?
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia