PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Bursa Jepang Menguat Terbatas; Defisit Perdagangan Masih Tinggi

Rabu, 20 Agustus 2014

Pada perdagangan di bursa saham Jepang pagi hari ini terjadi kenaikan yang masih terbatas (20/8). Bursa saham Jepang menguat terbatas didukung oleh kenaikan yang dialami oleh bursa saham Amerika Serikat di akhir perdagangannya dini hari tadi. Kenaikan data konstruksi perumahan di Amerika pada bulan Juli lalu memberikan dorongan menguat bagi bursa saham. Dorongan menguat di bursa Jepang juga timbul dari melemahnya nilai tukar yen.

Akan tetapi kenaikan di pasar Asia, terutama Jepang pagi ini masih terbatas. Data neraca perdagangan Jepang di bulan Juli masih menunjukkan kondisi defisit yang cukup besar, jauh melampaui estimasi defisit sebelumnya.

Menurut data dari pemerintah Jepang ekspor di negara tersebut mengalami kenaikan sebesar 3.9 persen di bulan Juli, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Impor mengalami penurunan tahunan sebesar 2.3 persen.

Kondisi ini meningkatkan defisit perdagangan Jepang menjadi 946 miliar yen di bulan Juli. Di bulan Juni sebelumnya angka defisit perdagangan berada di level 822.2 miliar yen. Defisit perdagangan di bulan Juli lebih tinggi dibandingkan ekspektasi defisit yang berada di level 702.5 miliar yen.

Indeks spot Nikkei pagi hari ini naik terbatas. Indeks spot hanya membukukan kenaikan sebesar 7.53 poin atau 0.05 persen di posisi 15457.32 poin. Indeks berjangka Nikkei sempat dibuka pada posisi paling tinggi dalam 2.5 minggu di level 15485. Saat ini indeks berjangka mengalami koreksi dan berada pada posisi 15455 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Indeks berjangka berpotensi bergerak pada kisaran 15350 ? 15500 poin.

Sumber : Vibiznews?

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN?
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia