PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Bursa Jepang Awal Pekan Naik Terbatas Didukung Pelemahan Yen

Senin, 25 Agustus 2014

Pada perdagangan di bursa saham Jepang pagi hari ini terjadi peningkatan tipis (25/8). Bursa saham Jepang menguat terbatas sementara bursa saham Asia tampak kurang memperoleh arahan. Pada pertemuan para bankir bank sentral global di Jackson Hole, Wyoming Amerika Serikat akhir pekan lalu Janet Yellen tidak memberikan arahan yang jelas mengenai kebijakan suku bunga di Amerika Serikat.

Bursa saham Amerika Serikat akhir pekan lalu ditutup mixed. Indeks Dow Jones dan S&P 500 melemah sedangkan Nasdaq tampak mengalami peningkatan. Mixednya bursa AS tersebut disebabkan oleh sinyal mixed yang diberikan oleh Janet Yellen mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga acuan.

Hari ini bursa saham Jepang masih mampu melanjutkan kenaikan karena faktor pelemahan yen. Yen diperdagangkan di kisaran paling rendah dalam 7 bulan terhadap dollar AS.

Harga saham Fast Retailing pagi ini mengalami peningkatan sebesar 0.7 persen. Saham Sony tampak menguat nyaris sebesar 1 persen.

Saham Murata Manufacturing mengalami peningkatan sebesar 1.2 persen di tengah kabar bahwa perusahaan ini akan membeli saham di perusahaan produsen chip computer asal AS Peregrine Semiconductor.

Indeks spot Nikkei pagi hari ini naik terbatas saja. Indeks spot hanya membukukan kenaikan sebesar 18.46 poin atau 0.12 persen di posisi 15557.16 poin.

Indeks berjangka Nikkei pagi hari ini dibuka pada posisi 15575 poin. Indeks naik 35 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu yang berada di level 15540 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Indeks berjangka berpotensi bergerak pada kisaran 15450 ? 15650 poin.

Sumber : Vibiznews?

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN?
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia