PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Bursa Hong Kong Masih Galau Hadapi Rencana Peningkatan Likuiditas oleh PBOC

Jum’at, 19 September 2014

Pergerakan bursa saham Hong Kong hari Jumat pagi ini cukup fluktuatif (19/9). Bursa saham sempat menguat pada awal sesi perdagangan dan membukukan kenaikan hingga sebesar 0.6 persen. Rebound yang terjadi di awal perdagangan tersebut merupakan koreksi yang bersifat teknikal setelah pada perdagangan Kamis kemarin bursa saham anjlok sebesar 1 persen.

Bursa saham tampak masih galau dan belum serta-merta mengikuti sentiment positif yang berkembang di Asia pagi ini. Para investor masih ragu-ragu menilai dampak dari kebijakan injeksi likuiditas Beijing. Beijing diperkirakan akan melakukan injeksi lagi ke pasar uang yang nilainya mencapai 1.3 miliar dollar.

Sebelumnya Beijing dikabarkan telah menyediakan 500 miliar yuan (8.14 miliar dollar AS) dalam bentuk likuiditas bagi lima bank terbesarnya. Beijing berupaya untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di tengah sinyal yang menyatakan bahwa ekonomi sedang melambat.

Saham-saham lapis biru tampak bergerak variatif hari ini. Sektor perbankan begerak mixed menanggapi rencana injeksi likuiditas Beijing. HSBC tampak menguat 0.90 hkd ke posisi 83.70 hkd. Hang Seng Bank mengalami penurunan 0.45 hkd menjadi 55.20 hkd. Bank of China melemah 0.02 hkd menjadi 3.62 hkd.

Hari ini indeks benchmark di bursa saham Hong Kong terpantau alami penurunan tipis setelah sempat dibuka naik 0.6 persen. Indeks spot hang seng tersebut mengalami pelemahan sebesar 4.90 poin atau 0.02 persen dan berada pada posisi 24163.82 poin.

Hari ini indeks berjangka terpantau dibuka pada posisi 24299 poin. Indeks berjangka tersebut mengalami kenaikan sebesar 67 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka sudah mengalami penurunan signifikan dan mencapai level 24163 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark di bursa saham pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas dari level pembukaan pagi tadi. Indeks berjangka berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 24000 ? 24250 poin.

Sumber : Vibiznews

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN?
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia