PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Bukan dari Kera, Alquran Jelaskan Penciptaan Manusia

Bukan dari Kera, Alquran Jelaskan Penciptaan Manusia

 

PT. Rifan Financindo Berjangka, Charles Darwin menyodorkan teorinya bahwa manusia merupakan kera yang telah berevolusi. Namun bagi umat Islam, penciptaan manusia pertama dimulai dari tanah seperti dijelaskan Allah SWT dalam Alquran.

“(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Kemudian apabila telah Aku sempurnakan kejadiannya dan Aku tiupkan roh (ciptaan)-Ku kepadanya; maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya,” QS 38:71-72.

“Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah): Apakah mereka lebih kukuh kejadiannya, ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu. Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat,” QS 37:11.

Ketika sains menguji tubuh manusia hari ini, banyak elemen Bumi yang juga ditemukan di dalam tubuh manusia. Jaringan hidup mengandung 95 persen karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, fosfor dan belerang, dengan total 26 elemen yang berbeda.

Di dalam ayat lain di Quran juga dijelaskan bahwa manusia diciptakan dari tanah. “Dan sesungguhnya, Kami menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah,” QS 23:12.

Informasi yang terungkap dalam Quran 1.400 tahun yang lalu menegaskan apa yang ilmu pengetahuan modern nyatakan saat ini. Fakta bahwa unsur-unsur yang sama seperti yang ditemukan di dalam tanah digunakan dalam penciptaan manusia.

Selain itu, manusia juga diciptakan dari air. Semua bentuk kehidupan membutuhkan air untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, hewan di daerah kering telah diciptakan dengan mekanisme untuk melindungi metabolisme mereka dari kehilangan air dan untuk memastikan manfaat maksimal dari penggunaan air. Jika kekurangan air berlangsung dalam tubuh, kematian akan datang dalam beberapa hari.

“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan daripada air. Maka sebahagiannya ada yang berjalan di atas perutnya, dan sebahagian (yang lain) berjalan dengan dua kaki, dan sebahagian (yang lain lagi) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya (Allah). Sesungguhnya Allah terhadap segala sesuatu adalah al-Qadir (Maha Kuasa),” QS 24:45.

“Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?,” Al-Anbiya ayat 30.

“Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah; dan adalah Rabb-mu Maha Kuasa,” QS.25:54.

Allah SWT telah menyebutkan hal ini ribuan tahun sebelum ilmuwan menemukan esensi penting air dalam tanah. Hingga pada abad 17, Jan Baptista van Helmont menemukan di 1640-an bahwa air dalam tanah adalah elemen yang paling penting dari perkembangan tanaman.

 

 

Sumber : Gopego